Tuesday, March 1, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 8:08:00 PM | No comments

Saya Menarik Diri

Yth Bapak blablabla [nama manejer HRD],

Dengan ini saya bermaksud memberitahukan bahwa saya menarik diri dari blablabla [nama perusahaan]. Untuk kesempatan ini, saya belum bisa bergabung dengan perusahan Bapak. Terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan pada saya.

Salam,

Adriani Zulivan

Ini yang kukirimkan tadi pagi, sebelum melangkah menuju kantor baruku yang bukan perusahaan blablabla. Tak ada penjelasan mengenai alasan pengunduran diriku. Ya, bagaimana bisa berkata jujur bahwa: Maaf pak, saya sebenarnya tidak menginginkan pekerjaan itu, namun berhubung saat wawancara dulu saya masih jobless, maka saya terima saja...

Dear ADRIANI ZULIVAN,

Terima kasih atas informasi anda, mohon dijelaskan mengenai alasan dan/atau pertimbangan anda untuk mengundurkan diri dari Job Offering Letter yang telah anda terima dan sepakati sesuai email anda sebelumnya.

Alasan dan/atau pertimbangan anda ini kami perlukan sebagai data dalam laporan kami.

Terima kasih


Susah jawabnya. Tidak kujawab sampai saat ini. Aku benar-benar gak etis, yah?. Tapi mau gimana lagi? Masa' mau jujur kalau sudah dapat pekerjaan baru?
De Mam, temanku, mengusulkan untuk memberi alasan terkait perbedaan keinginan hati, bahwa aku menginginkan pekerjaan yang menyentuh langsung masyarakat. Ah, ide bagus, De Mam! Dipertimbangkan! :)

Baiklah, dengan ini saya nyatakan bahwa diri saya menarik.
Oops... saya menarik diri!

about it
Categories:

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata