Tuesday, May 24, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:25:00 PM | No comments

Harem Pants Sempurnakan Lekuk Tubuhku


Dua hari lalu aku pijet di Bu Tamara. Ia ahli pijat yang plang namanya sering kulewatin otw dari/ke rumah. Pertanyaan standar tukang pijat sama perempuan gini, kan: "Gak pakai suntik (KB) tho, Mbak?" Ini untuk memastikan bahwa ia aman melakukan pekerjaannya di bagian perut bawahku.

"Enggak, bu," jawabku.
"Belum hamil, Mbak?"
"Belum, bu," jawabku.
"Sudah nikah berapa lama, Mbak?"
"Baru, Bu."
"Berapa lama? Sudah setahun?" tanyanya terus dengan nada sedikit kasihan. Mungkin kasihan dengan kondisiku yang belum hamil.
"Belum, bu."
"Ooh, pengantin baru.."
"Yeah, whatever you say lah bu. All you have to do is just memijatku, dont have to ask that much, okay! Please stop it!" kata hatiku.

"Gak lagi hamil tho, Mbak?"
"Sialan ni orang," dalam hatiku.
"Enggak, bu," jawabku malas. Sigh. Iya deh, peyut ane gede.
Perutnya melengkung, yah" cerewetnya lagi.
"Ummm," jawabku malas.
"Ini nanti kalau hamil melengkung ke bawah, Mbak."
"Oh ya?" Tanyaku antusias plus sedikit geli. Geli membayangkan bentukku nanti.
*

Harem pants atau sama orang kita disebut celana Alladin. Nah, aku lagi suka banget nih sama celana model ini, sebab dia begitu pintar menyembunyikan lekuk tubuhku.

Eh, lekuk?
Ya lah, lekuk. Lekukan ke depan di bagian peyut. Eh, itu namanya buncit, yes?





Lucu, yah? Itu yang standar. Ada juga yang seru-seru:


dan ini:


Kok saya belum nemu batik tiedye seperti itu, yah?


OK, salam  Aladin... :)





about it
Categories:

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata