Wednesday, June 29, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 3:56:00 PM | 1 comment

Aku Tergoda!

Setelah mengundurkan diri pada September 2010, Januari 2011 lalu secara resmi aku tidak lagi terdaftar sebagai staf di NGO yang itu. Januari masih sibuk ber-voluntir ria untuk JALIN Merapi. Februari pekerjaan untuk Merapi mulai berkurang, lantas aku mulai mengirim-kan lamaran kerja.

Ini kali pertama aku membuat lamaran kerja untuk pekerjaan yang tidak secara langsung ditawarkan padaku. Pekerjaanku selama ini kudapat dari 'ajakan' kenalan atau institusi untuk bergabung. Main pede aja, kalau semua lamaran yang menarik minatku di berbagai situs dan milis lowongan kerja itu memang sedang mengajakku secara personal :)

Jadilah aku melamar sana-sini. Fokus tujuanku di Yogyakarta. Alasan kebutuhan hati dan pikiran sangat 'memaksaku' untuk tidak meninggalkan kota ini. Aku ikut berbagai wawancara kerja, dari yang gokil, aneh, sampai yang benar-benar menarik.


Tengah Februari 2011 aku diterima sebagai Public Relation Officer di sebuah perusahaan Konsultan IT. Awalnya mereka tawarkan gaji Rp 1,3 jt dalam sesi wawancara. Namun setelah tawaran cukup alot lewat sejumlah email beberapa hari kemudian, tawaran mereka mentok di angka yang cukup tinggi untuk ukuran Jogja, yakni hampir 4x lipat gaji UMR untuk tamatan S1 di Jogja.

Aku terima, tentu saja. Dari 4 tawaran lain hanya memberi angka 1 lebih dikit, itupun tanpa asuransi. Kata Cindil, rata-rata gaji S1 di Jogja di angka Rp 1 hingga 1,5 juta. Wah! Perusahaan ini juga memberi 4 jenis asuransi + tunjangan jabatan + bonus per tiga bulan dan 1 tahun.

Aku diminta masuk 3 hari setelah wawancara. Kutolak, sebab masih harus pamitan, dll dengan JALIN Merapi. Kutawarkan mulai masuk pada 1 Maret 2011. Mereka setuju.

Nyaris di penghujung Maret aku bertemu dengan bos di kantor lamaku, kantor yang pernah kudiami 2008 lalu. Beliau memintaku untuk menangani sebuah proyek. "Tapi gajinya enggak gede, lho!" katanya. Entah kenapa, aku setuju. Namun dengan perjanjian bahwa aku bekerja freelance dan bisa keluar sewaktu-waktu ketika aku mendapat pekerjaan yang kuinginkan.

1 Maret pagi, sebelum berangkat ke kantor lama yang kini menjadi kantor baruku, kusempatkan untuk mengirimkan email ke Perusahaan IT yang telah merekrutku, menyatakan bahwa aku tidak bisa memenuhi panggilan mereka untuk bergabung disana.

Dengan kesempatan untuk bisa mencari pekerjaan lain, aku tetap melamar di tempat yang kuinginkan. Eh di Maret akhir, bos memintaku untuk tidak mencari pekerjaan baru hingga masa proyek berakhir, yaitu Desember 2011. Aku pun menyanggupi, mengingat aku memiliki kesempatan lebih untuk melakukan banyak hal selama bekerja sebagai freelancer.

Namun meski begitu, aku tetap membaca-baca lowongan pekerjaan dan menyimpannya meski tak sekalipun mengirimkan lamaran. Terakhir kali, tercatat di sent item email, aku melamar kerja pada 14 Maret 2011. Beberapa diantaranya membuatku sangat tergoda. Sumpah! Tapi masih tahan banting sampai... sampai... hari ini, Rabu 29 Juni 2011.

Bos maafkan, aku tergoda!


about it
Categories:

1 comment:

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata