Wednesday, April 20, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 4:32:00 PM | No comments

Freelance

Pertama kali mengerti mengenai istilah ini dari sebuah majalah remaja (humm not really, it is for early 20 woman) ketika aku masih remaja muda belia. Haha, saat itu usiaku masih SMU.

Dalam sebuah artikel di majalah milik kakakku itu terungkap, betapa indahnya bekerja sebagai freelancer bagi perempuan. Tanya kenapa? Sebab perempuan yang berkodrat sebagai ibu dan istri, sedianya mempunyai banyak waktu untuk tinggal di rumah.

Freelance membebaskan pekerja untuk mengantur sendiri jam dan lokasi kerjanya. Yang penting adalah target oriented, bukan kehadiran/tatap muka! Begitu kata majalah itu. Ini sangat sukses menyuci otak remajaku. Paling tidak, akhirnya ada pilihan pekerjaan lain yang dianggap cocok buat perempuan selain PNS.

*
Hari ini aku memulai bisnis pertamaku dengan seorang teman. Aku memiliki banyak waktu di luar jam kerja yang bisa kuatur sendiri, untuk membagi perhatian bagi bisnis baruku. Meski pekerjaanku sebagai freelancer tidak menghasilkan pendapatan yang besar, pekerjaan sampingan ini semoga bisa menjanjikan. Amin :)

Senang menjadi freelance. Ini yang kukatakan pada seorang wartawan media lokal yang mewawancara kegiatanku beberapa malam lalu. Selain bisnis baru ini, aku juga masih bekerja sebagai relawan JALIN Merapi, juga punya banyak waktu untuk menulis dan masakin laki :)


Yang sedikit membingungkan adalah menyatakan diri sebagai siapa, darimana, ketika bertemu dengan orang baru: Saya Adriani, dari...

What a happy freelance! :)




  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata