Friday, September 23, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 11:31:00 PM | No comments

We are Taking-takingan


Waiting for you, on-air for a radio talkshow. You were taking a shoot on me from the studio, then I taking your pic from the outside. We are taking-takingan, then :)

Mlekom,
AZ


20140104

Posted by adriani zulivan Posted on 12:44:00 PM | No comments

Saling Memotret





Aku ikut Ndil yang jadi narasumber sebuah talkshow di radio. Aku menunggu di depan studio. Saat break iklan, Ndil mengintip dari jendela. AKu motret. Eh terus si Ndil ikutan motret. Jadi motret-motretan (bahasa apa ini?!).

:)

Mlekom,
AZ


[20130511]

Wednesday, September 21, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 12:47:00 PM | No comments

Ngelendi


Nah, ini cerita seru di bulan puasa! :)

Jadi, kemarin (21/09), setelah kejadian tunggu-menunggu akibat ada relawan dan teman-teman dari tukang-online-Jogja yang pengen ikutan nebeng landy TIKUS DARAT yang membuat kita (kebetulan dari 4 penumpang hanya aku & Cindil yang puasa) buka puasa di atas landy nan ber-spa, akhirnya tiba juga kita di undangan ini. Tiba kembali di Jogja tengah malam :)

Mlekom,
AZ

Foto:

Sunday, September 18, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 11:55:00 PM | No comments

Bukan Prewed Photo II

Maen-maen ke Magelang, demi tiga kegiatan menarik:
  • diskusi heritage (aku gak ikut, karena datang menyusul)
  • makan-makan
  • blusukan ke tiga candi
  • poto-poto!
Ini poto-poto KITA oleh Alex Satrio:


Posted by adriani zulivan Posted on 10:21:00 AM | No comments

Boog Kotta Leiding


Berikut obrolan para anggota KOTA TOEA MAGELANG, pasca ku-post foto ini di grup tsb:

MBilung Sarawita 
Betul ... di atas plengkung itu memang irigasi bikinan Belanda ... nama resmi bangunan itu adalah saluran/tanggul "Kali Kota" ... nama jaman Belandanya apa Bung Bagus Priyana ? ;)

Bagus Priyana
Kalo saluran airnya di sebut Boog kotta leiding, . .sejak pertama dibangun sampe sekarang tetap di sebut dg plengkung, dmn di kota Magelang ada 3 plengkung dlm satu sistem saluran air yg sama, (diduga) satu2nya di Indonesia. . .dibangun pd akhir tahun 1800 sbg suatu sistem utk menggelontor limbah rumah tangga, irigasi pertanian, menyirami taman kota dan pencegah kebakaran. . .Sumber airnya mengambil dr kali manggis di kampung Pucangsari kel. Kedungsari Kota Magelang. . Saluran ini sepanjang kurang lebih 5 km yg melintas di tengah2 kota. . .Sedang kali manggis sendiri mengambil airnya dr kali progo di daerah Bengkal, kec. Kranggan Temanggung. . .ali Manggis itu semacam Selokan Mataram di Jogja. .

Bagus Priyana 
Coba klik www.kotatoeamagelang.wordpress.com. .dulu pernah kami liput. .

Adriani Zulivan 
sip! makasih mas2. apakah ini satu alur dg yg di jalan utama menuju Jogja, hampir di ujung kota? *saya gk tau nama tempat/jalannya. hanya saja. saluran ini (meski dg warna cat berbeda) sepertinya menyambung sampai sana. tq

Bagus Priyana
Plengkung itu diatasnya adalah saluran air yg melintas/melayang diatas jalan. . Ada yg menyebutnya dg Aquaduct ato flyriver. . .Kalo foto di atas namanya Plengkung Tengkon krn ada di kampung Tengkon, . .trus 2 km ke arah utara namanya Plengkung Lama (foto ada pd www.kotatoeamagelang.wordpress.com) dan Plengkung Baru (dibangun th 1920 terletak 400 meter utara dr Plengkung Lama). . .kalo saluran air yg ada di sisi jalan menuju luar kota (sesudah Pecinan dibawah Bukit Tidar) itu namanya Kali Manggis. . .

Bagus Priyana
Kalo Plengkung Tengkon dan Plengkung Lama sdh 'dipermak' ditempeli dg batu2 alam, .jd sdh tdk keliatan aslinya. . .hal ini pernah kami protes ke Pemerintah Kota. . .tp rupanya tdk ada respon. . .biasalah kami jg tdk kaget. .

Nana Lystiani
waaa.....ini dekat rumahku dulu di jl tengkon/daha. aku sebel ama peremajaannya yang membuat kehilangna bentuk aslinya. mungkin itu bentuk servis dari pengembang yang membongkar gudang mbako di samping plenkung ini. gudang mbako itu tempatku berpetualang saat kecil, selain juga kali kecil di plengkung ini. sebelum dibongkar aku sempat foto-foto gudang mbakonya, karena kebatulan keluarga kami ditawari untuk membeli satu kavling di situ.

Dinta Kusuma
mohon maaf., foto yang diambil itu, foto plengkung bagian mana ya? maksute kampung tengkon tu dmn? :)

Bagus Priyana
@ Dinta Kusuma> depan Monumen Tentara Pelajar Bayeman ke arah timur, kira2 150 meter. . .



Mlekom,
AZ

Saturday, September 17, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:55:00 PM | No comments

Kanal Porong, Situs Sejarah yang Menunggu Punah


Linimasa @paringwaluyo Tanggal 11 Agustus 2011

Mungkin tak banyak yang tahu bahwa terdapat sebuah situs bersejarah di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Situs ini kini terancam punah, akibat bencana semburan lumpur Lapindo. Apa dan bagaimana? Simak tweet series dari linimassa Mas @paringwaluyo ini:
  • Th 1000 M, Raja Airlangga membuat kanal Porong utk antisipasi banjir di wilayahnya #lapindo
  • Kanal Porong itu dikerjakan dalam waktu 99 hari. Proyek besar pd jaman Airlangga #lapindo
  • Hasil penggalian kanal Porong, tanahnya dibikin tanggul kanan-kiri sungai dg alat yg sederhana #lapindo
  • Masa Hayam Wuruk, kanal ini jd jalur memasuki kerajaan majapahit, selain sungai mas di surabaya #lapindo
  • Irigasi kanal porong, n sungai2 kecil sekitarnya jd irigasi persawahan luas di jenggolo, wil majapahit #lapindo
  • Utk menandai kemakmuran porong n sekitarnya, Hayam Wuruk bangun candi pari, di desa candipari, porong #lapindo
  • Bahkan, pedagang2 Islam, jg gunakan jalur kanal porong utk masuk kawasan majapahit #lapindo
  • Di muara kanal porong, menuju ke surabaya, terdpt makam islam yg sangat tua #lapindo
  • Setiap jelang ramadhan, makam itu ramai dikunjungi orang. Makam terletak di daerah ketingan. Sbb byk ikan keting #lapindo
  • Konon makam itu ibu/kerabat walisongo, meninggal saat rombongan akan memasuki jalur kanal porong menuju majapahit #lapindo
  • Masa pendudukan belanda, kanal porong yg agak berkelok di desa kedungcangkring, oleh belanda jalurnya diluruskan ke timur #lapindo
  • Bekas kanal porong lama, yg dilurukan oleh belanda, disebut kali mati sampai skrng #lapindo
  • Pembangunan kembali kanal porong oleh belanda inilah yg jd sungai porong sampai saat ini #lapindo
  • Namun sjk kasus lapindo muncul, eksotika kanal porong bagi petani n petambak, rusak akibat pembuangan lumpur lapaindo smp skrng #lapindo
  • Lapindo, korporasi milik grup bakrie jd pencetus sjrah hitam bagi hancurnya peradaban di kanal porong n sekitarnya #lapindo
  • sudah berjalan 5 th lebih pembuangan lumpur ke kanal porong yg menyejarah, tak tau akan sampai kapan ini terus berlangsung #lapindo
  • UNEP pernah ajukan assasment agar buat kanal sendiri utk buang lumpur ke laut #lapindo
  • Namun gagasan itu tak pernah dihiraukan oleh pemerintah, apalagi oleh lapindo #lapindo
  • Salah satu dasar penolakannya, krn butuh biaya yg sangat mahal yg bakal dikeluarkan oleh #lapindo
  • Kini, dimuara sungai porong ditempatkan penyedot lumpur yg mengalir melalui kanal porong #lapindo
  • Lumpur yg mengalir ke muara kanal porong disedot lalu ditimbun ke pulau sarina. Pulau kecil awalnya, tp kini penuh lumpur #lapindo
  • dana trilyunan rupiah dianggarkan oleh pemerintah tangani proyek mulai dari nanggul sampai tumpuk lumpur ke pulau sarina #lapindo
  • Budget BPLS utk tangani semua ini terus meningkat: 2007=800M, 2008=900M, 2009=1T, 2010=1,1T, 2011=1,2T #lapindo
  • Publik hrs protes duit rakyat dipakai utk tangani bencana dg dikelola tetap status quo agar proyek terus jd unfinishing #lapindo
Ilustrasi dari sini.

Mlekom,
AZ


20140405

Posted by adriani zulivan Posted on 10:18:00 AM | No comments

Menanti Pembeli


Pedagang mainan tradisional di depan pertokoan tempat Kupat Tahu Podjok, Magelang, Jateng. Masih ada yang beli mainan tradisional seperti ini? Semoga saja!

Mlekom,
AZ

Sunday, September 4, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 11:01:00 PM | No comments

Diskusi Merapi hingga Kopi Jo

Bersama Mas Yanuar Nugroho, Mbak Maria Santi, Mbak Ambarsarisewi, dan Cindil.

Pagi dari Jogja ke kampungnya Mbak Santi di Muntilan, lereng Merapi. Nemenin Mas Yan diskusi dampak bencana gunungapi Merapi bersama penduduk setempat. Banyak hal menarik selain obrolan tsb:
  • suguhan makanan yang luar biasa enak.
  • suguhan pemandangan indah, terutama perkebunan warga. Yang paling bikin takjub adalah tanaman kebutuhan sehari-hari (cabe, tomat, terong, sawi, daun bawang, seledri, dst) di pekarangan rumah. Kegiatan ini menjadi semacam “keharusan” bagi tiap warga setempat yang didorong oleh perangkat desanya. Menarik banget!
 Foto: Mbak Santi

Setelahnya mampir ke Taman Budaya Jogja yang saat itu sedang menyelenggarakan Pasar Kangen Jogja. Salah satu hal menarik disana adalah Kopi Jo. Kopi spesial yang diracik dengan campuran kopi dan susu. Hanya ada di event-event di Jogja, tidak buka lapak. Sayang aku tidak mencicipi, karena insom yang kerap mendera.

 Foto: Mas Yan, oleh Cindil

Mlekom,
AZ
  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata