Wednesday, May 9, 2012

Posted by adriani zulivan Posted on 12:52:00 PM |

Official Statement UGM tentang Pembubaran Diskusi Irshad Manji

Terkait dengan batalnya diskusi dengan Irshad Manji di Center for Religious and Cross Cultural Studies, Sekolah Pascasarjana UGM, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
  1. UGM menjunjung tinggi kebebasan akademik di lingkungan UGM dengan menyelenggarakan dan memfasilitasi berbagai diskusi dengan berbagai tema dalam berbagai format diskusi. UGM mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dan Keilmuan. Dalam azas keilmuan tersebut kebebasan akademik dijunjung dan tetap ditujukan untuk kemanfaatan dan kebahagiaan. Bila dilihat akan ada mudharat, diskusi ilmu dicari cara lain yang memberi manfaat dengan menghindari mudharat. UGM tidak pernah melarang kedatangan Irshad Manji ke UGM, diskusi dibatalkan karena alasan pada poin 2 berikut.
  2. Pada Selasa (8/5/12) sekitar pk 22.30 UGM didatangi ratusan massa yang meminta diskusi dengan Irshad Manji dibatalkan. Juga adanya  masukan dari beberapa pihak terkait hal tersebut. UGM mempertimbangkan hal ini sebagai upaya UGM dalam menjaga keamanan tamu UGM, warga kampus, dan mitra kerja. Dalam hal keamanan ini UGM menganggap perlu kehati-hatian ekstra mengingat kondisi keamanan yang akhir-akhir ini tidak kondusif.
  3. UGM tetap berkomitmen untuk menegakkan kebebasan akademik, namun perlu dukungan dari semua pihak dalam pelaksanaannya agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Demikian informasi ini kami sampaikan agar masyarakat dapat memahami kondisi yang ada dengan lebih komprehensif. Terima kasih.


*
 Gambar: http://bit.ly/JdyrdT

Statement ini tidak dilansir di situs resmi http://ugm.ac.id/, sepertinya disebar di forum Fortagama. Ini saya dapat dari Prof Danang Parikesit (Ketua LPPM UGM) yang memperolehnya dari Bagian Humas UGM, a/n Wiwit Wijayanti.

Mlekom,
AZ
about it
Categories:
  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata