Thursday, February 28, 2013

Posted by adriani zulivan Posted on 7:44:00 PM | No comments

Suara Anak tentang Sponsor Rokok di Konser Musik


Surat Lentera Anak Indonesia kepada Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta

Kepada Yth. Bapak Arie Budhiman

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta

Jl. Kuningan Barat No. 2 Jakarta -  12710
Telp: 62-21-5205455, 62-21-5205454, 62-21-5201369, 62-21-5209689
Fax: 62-21-5270917, 62-21-5229136
Email: info@jakarta-tourism.go.id


Dengan hormat,
Perkenankan kami menyampaikan surat ini atas nama Lentera Anak Indonesia, sebuah lembaga independen yang mendukung terwujudnya Indonesia sebagai Negara demokratis yang ramah anak.

Lentera Anak Indonesia menyesalkan atas keterlibatan dan dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta dalam “Jakarta International Djarum  Super Mild Java Jazz Festival 2013”  yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 – 3 Maret 2013, melalui kampanye Enjoy Jakarta. Mengingat bahwa sponsor utamanya adalah zat adikitf rokok (Djarum Super Mild). Badan Kesehatan Dunia (WHO) memproyeksikan pada tahun 2010 konsumsi rokok akan membunuh 10 juta orang. Dari jumlah itu, 70% korban berasal dari Negara berkembang. Dan Indonesia termasuk 5 Negara dengan konsumsi rokok tertinggi di dunia.

Konser musik digunakan industri rokok untuk mempromosikan produknya dan menarik perokok pemula, yaitu anak-anak dan remaja. Pada penyelenggaraan Java Jazz 2012 yang lalu, kami memantau bahwa  anak-anak dan remaja  yang hadir pada festival ini  dibombardir dengan berbagai bentuk iklan rokok.  Merek rokok  muncul di berbagai tempat festival,  panggung utama, TV Plasma, pintu gerbang masuk, T-shirt panitia, dan penandaan lainnya bahkan ditemukan penawaran rokok dengan harga diskon.

Pada bulan Desember 2012 yang lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menandatangani Peraturan Pemerintah No.109 Tahun 2012 yang merupakan mandate UU No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan untuk melindungi masyarakat dari bahaya konsumsi rokok. Pasal 36 Peraturan Pemerintah No.109 Tahun 2012 melarang acara yang disponsori industri rokok menggunakan logo, merek dagang produk tembakau termasuk brand image dan melarang peliputan kegiatan yang disponsori rokok oleh media massa. Ini untuk mencegah promosi zat adiktif rokok secara terang-terangan.

Karena itu, kami mendesak Bapak Arie Budhiman selaku Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata DKI Jakarta mengambil langkah-langkah proaktif untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah No.109 Tahun 2012 dengan menarik dukungan terhadap penyelenggaraan Java Jazz Festival 2013.

Demikianlah surat ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasama yang baik kami mengucapkan terima kasih.



Jakarta, 22 Februari 2013

Hormat kami,


Hery Chariansyah, SH 
Direktur Eksekutif                       


Tembusan:
  1. Yth. Gubernur DKI, Bapak Joko Widodo
  2. Jaringan Masyarakat Pengendalian Tembakau di Indonesia
  3. Arsip



about it
Categories:

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata