Saturday, December 20, 2014

Posted by adriani zulivan Posted on 11:07:00 PM | No comments

Membicarakan Kota Bersama Mereka


Senang rasanya diundang menjadi salah satu panelis dalam diskusi panel Urban Social Forum (USF). Aku beberapa kali berbicara tentang pelestarian pusaka Indonesia di seminar internasional, namun baru kali ini berkesempatan berbagi di forum nasional.

USF merupakan agenda tahunan yang diprakarsai oleh Yayasan Kota Kita yang berbasis di Solo, Jawa Tengah. Kota Kita--sering disebut demikian, menaruh perhatian pada isu perkotaan. Mulai soal pembangunan berkelanjutan, aksesibilitas ruang publik untuk warga berkebutuhan khusus, penyediaan transportasi layak, hingga pelestarian pusaka.

Untuk mewadahi berbagai inisiatif warga untuk pemenuhan kebutuhan warga kota tersebut, maka USF pun diadakan. Bertempat di GOR Manahan Solo, tahun ini merupakan kali kedua penyelenggaraan USF. 

Jika di penyelenggaraan pertama aku ikut menjadi peserta diskusi, pada USF kedua ini aku diundang sebagai salah satu pembicara dalam isu pelestarian pusaka. Diskuesi bertema "Menjaga Warisan Cagar Budaya". Bersamaku hadir dua panelis lain yaitu Asmarani Februandari (Gerombolan Pemburu Batu/Bol Brutu) dan Pop Baskoro (Rembang Heritage Society). Panel ini dimoderatori oleh Rully Kusuma (UNS Solo).

Setidaknya kini aku bisa mengenalkan inisiatif Pantau Pusaka Indonesia yang kugagas dalam Indonesian Heritage Inventory (IHI) pada anak bangsa sendiri. Trims untuk Kota Kita yang sudah berikan kesempatan untuk membicarakan kota bersama mereka.

Mlekom,
AZ

about it
Categories: ,

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata