Friday, September 23, 2022

Posted by adrianizulivan Posted on 11:29:00 AM | No comments

Terus Melangkah


 

Ini bukan lagu.


Diterima di tiga kampus pada 2020 lalu, kemudian ajukan penundaan studi akibat pandemi. Mestinya sempat menyaksikan keriuhan pemakaman Ratu Elizabeth, karena bulan-bulan ini sudah mulai perkuliahan. Namun lagi-lagi minta ditunda, sebab tahun lalu mendapat amanah baru di tempat kerja.


Kesempatan gak datang dua kali, kataku soal amanah itu. Kuyakin dia mampu mendapat peluang lain, untuk lanjutkan kuliah di negeri seberang. Usulku agar jenjang ini ditempuh di Jogja saja, agar tetap bisa urus pekerjaan sekaligus membersamaiku menuju sehat.


Kucoba beri gambaran langkah, prediksi di mana dia berada nanti pada tiga hingga enam tahun mendatang. Dia pun menyepakati itu.


Didengar, diikuti dan dijadikan pertimbangan untuk langkah hidupnya, buatku merasa berharga. Toh langkah hidupnya juga menjadi langkah hidupku, sebab kami melangkah bersama bukan?


Kepala empat, orang bilang. Satu buat keluarga, satu buat pekerjaan, satu buat lingkungan, dan satu buat (si)apa saja yang butuh dia. Sesungguhnya konsep berbagi suami itu, aku restui untuk yang satu ini 😁


Life begins at 40, kata orang.

Selamat menempuh hidup baru, Pak El!

Mari terus melangkah, membersamai...


~ buwistri beserta @pasukanbulubulu







Kami melangkah dengan sepeda kayuh ataupun sepeda motor, yang keduanya adalah pinjaman 😅

Foto diambil @matahatta pada 2010 & @sintacarolina pada 2022. Sesungguhnya dua gambar terakhir adalah dokumen terlarang, yang dipublikasikan tanpa consent dari objek foto 💃


#pawami #SebelasSebelas

Categories:

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata