`
Eskalasi ketegangan mewarnai kawasan pusat Kota Yogyakarta pada Senin malam, 28 Oktober 2026. Aksi penyampaian pendapat publik Aliansi Jogja Memanggil (AJM) di Titik Nol Kilometer yang usai damai pukul 18.00 WIB berbalik menjadi tidak kondusif di gedung DPRD DIY dan Jalan Malioboro.
Pihak Forum Cik Di Tiro (FCD) dan BARA Adil mengecam tindakan represif kepolisian di lapangan. Aparat dilaporkan menyemprotkan water cannon, menembakkan gas air mata, hingga melakukan pemukulan fisik yang membuat massa serta warga sipil terkepung tanpa jalur pulang yang aman.
Kharisma Wardhatul Khusniah dari BARA Adil mengecam keras pola penanganan berlebihan tersebut. "Tarik mundur polisi sekarang! Hentikan penggunaan kekerasan berlebihan!" seru Kharisma tegas. Ia menilai tindakan aparat justru memperbesar risiko jatuhnya korban sipil, padahal pengamanan seharusnya menjamin keselamatan warga.
FCD juga mendesak pembukaan koridor evakuasi aman serta mengingatkan aparat untuk tidak melibatkan pihak luar. Penggunaan organisasi kemasyarakatan atau kelompok milisi dalam pengamanan dinilai berpotensi kuat memicu benturan horizontal dan provokasi di tengah masyarakat.
Di sisi lain, perwakilan Forum Cik Di Tiro, Masduki, menyayangkan pola pengalihan isu yang berfokus pada kerusuhan malam hari. Menurutnya, hal itu sengaja dimanfaatkan untuk menutupi aksi brutal aparat dan menghindari kewajiban merespons tuntutan utama masyarakat.
"Para pihak, khususnya rezim Prabowo, jangan melakukan framing fokus pada kerusuhan massa untuk menghindari kewajiban merespon substansi tuntutan aksi publik terkait isu-isu kebangsaan," tegas Masduki.
FCD menegaskan bahwa pembubaran massa tidak menghapus kewajiban pemerintah untuk menjawab tuntutan rakyat. Poin krusial bagi situasi Yogyakarta dan nasional mencakup penghentian kriminalisasi warga sipil, penuntasan usut korupsi Pembangunan Stadion Mandala Krida, penghentian pembungkaman terhadap pengemudi ojek online, hingga peninjauan ulang efisiensi anggaran populis agar difokuskan pada penanganan kemiskinan dan bencana.
_az_
`
0 comments:
Post a Comment