Thursday, March 31, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:33:00 PM | No comments

Si NyumMan





Itu aku dan si NyumMan, temen tidurku sejak SMP. Sekarang jadi temen tidurnya Cindil.
Ndil: Makasih udah kasih temen buat bobo.nyuman ngompol gk, sayang?
Aku: Gak ada aku, NyumMan pun jadi lah ya, Ndil :)



[20130517]

Monday, March 28, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 1:51:00 PM | No comments

Bolos Demi Bareng Kamu

Iyaaaaaaaa. Aku bolos ngantor hari ini. Demi bisa bareng Cindil-ku seharian.

Jadilah aku ikutan Cindil dan mas Mart ke Desa Kandangan. Mereka ada program sosialisasi Sistem Informasi Desa (SID) di sana. Meski sempet muntah dua kali di jalan, hari itu aku senang!

Makasih sayang, udah ngajakin, eh, bolehin aku ngintil kamu hari ini…


Sunday, March 27, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 3:40:00 PM | No comments

Hello, I am ...

Hello, my name is Alex Maxime, from Haiti. I arived indonesia some days ago, am still searching for local partner that will asist me to setup a profitable investment. Reply me to discus the terms and percentage. Thanks.

*
This is an SMS forwarded by Ndil. He received it from unknown number.
Funny, ha?

Friday, March 25, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:38:00 PM |

Piss, Ndil! :)

'
:)

Mlekom,
AZ 

Thursday, March 10, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:09:00 PM | No comments

Nasinya Nangis

Kita sering banget buang nasi. Biasanya karena masak nasi, tapi orangnya gak dirumah, trus nasinya ditinggal. Basi.

Nasi byk bgt.gmn ngabisinnya? tanya Cindil pagi ini.

Tadinya pengen bikinin nasi goreng. Udah beli cabe dan bawang. Udah ngupas bawang lalu cuci bawang dan cabenya. Eeh, tu nasi udah basi. Masak nasi baru ya enggak sempet, buru-buru ngantor.

Nasinya nangis lagi, sayang…

Wednesday, March 9, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:45:00 PM | No comments

Wallpaper Cewek Cantik


0815 xxxx xxxx ANDA MENDAPAT 5 WALLPAPER CEWEK CANTIK SILAHKAN CEK DI *343*1*1# LANGSUNG KE HP ANDA PLUS INFO MUSIK 1X/DAY/2RB Stop: UNREG MB CS:02145849666
Eeh si sayang, yang beginian di forward ke aku! :)
Posted by adriani zulivan Posted on 9:42:00 PM | No comments

Aku Hampir Frustasi


Benar! Aku benar-benar hampir frustasi dibuat Lelen. Dia menghilang entah kemana. Sudah sejak pagi kucari dan kutunggui.

Aku niat istirahat pasca perjalanan cape di Jakarta, tetap gak bisa tidur. Padahal aku sampe izin tidak masuk kantor saking pengen istirahat, sebab di jalan aku tidak bisa tidur karena posisi di kereta sangat tidak nyaman.

Apalagi, ketika tiduran di kamar, pintu depan sedikit kubuka, kira-kira sebadan Lelen, agar dia bisa masuk jika datang. Ini justru makin membuatku tidak bisa tidur nyenyak, sebab tidak boleh lengah dengan pintu yang tidak terkunci.

*
Aku udah simpen ikannya.cb liat k blkg,sayang.ato d kayu2 dkt tmpat sampah | 01.57 pm

gbs tidur, sedih bgt, aku mo bkin kna...

Lagi ngetik SMS balesan Cindil, ada suara kecil dengan sosok hitam kecil, masuk ke kamar. Alhamdulillah, Lelen sudah balik. Apakah ini berarti bahwa dia sudah tau dimana rumahnya? Ya, mudah-mudahan saja begitu.

Tadi ketemu di mana,sayang? | 02.34 pm

Monday, March 7, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:23:00 PM | No comments

Trailler Linimas(s)a tentang JALIN Merapi

H2C nunggu hasil anak Internet Sehat mondar-mandir dan mengobrak-abrik Newsroom JALIN Merapi. Ini trailler-nya.


Ini adegan paling seru: Relawan pijet-pijetan! Eh, gak dink. Ceritanya, Mas @anasir (Koordinator Newsroom JM) sedang dikasih salep obat gatal oleh Mba @ambarsaridewi (Admin @jalinmerapi). Mas @anasir dan sejumlah relawan lain di Posko Induk JM, termasuk aku, terkena gigitan serangga. Diduga dari sengatan hewan malam yang muncul dari sawah. Kantor kami nyaris dikelilingi sawah :)

Sunday, March 6, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 12:49:00 PM | No comments

Drevtru

Baca: Drive Through

Konsepnya sih begitu. Drevtru. Tapi apakabar di Indonesia yang jalannya aja macet-macet gitu, atau kalo di kota yang gak macet, orangnya ya gak sibuk-sibuk amat ngejar waktu sebenernya.

Trus kenapa ada drive through?
Ya gaya hidup lah. Lifestyle, gituloh. Kan rasanya gimanaaaaa, gitu, kalau orang liat mobil kamu lagi antri di depan kaca drevtru (yang sebenernya jarang sampe antri kalo di negeriku ini), seolah orang akan bilang:
- ah, pasti dia orang sibuk yang dikejar waktu
- ah, pasti dia orang kaya -lho?: pake mobil dan makan fastfood yang kayanya sih mahal

Kalo dipikir-pikir, apa ada sepeda/sepeda motor yang belanja makanan ala drevtru di negeriku ini? Entahlah. Apa kata dunia nanti. Padahal eh padahal nih ya, di negeriku ini drevtru ada di mana-mana, terutama di kemacetan. Malah yang didagangin jauh lebih kreatif: tisu, minuman botol, kopi, popmi (mie tinggal seduh dalam kemasan), tahu goreng, rujak. Banyak tuh di perempatan-perempatan. Apalagi pas masa mudik lebaran.

Nah, kalo drevtru yang ini malah dianggap gak modern, gak berkelas deh. Kan namanya drevtru, kudu gak jauh-jauh dari mobil, amrik, dan makanan siap saji bernama inglis-inglisan.
Posted by adriani zulivan Posted on 12:39:00 PM | No comments

Ayam Amrik Judul Nginglis

Orang Indonesia ini memang kocak, ya. Sukanya makan di ayam goreng kriting yang namanya pake bahasa inglis-inglis-an: McD, KFC, CFC.  Padahal ya Ayam Goreng Mbok Berek, Bu Tini, Code, dll jauh lebih enak. Lebih enak, sebab sambelnya langsung ulek, bukan instan (saos); ada sayuran lalapannya; trus rasanya ya rasa makanan rumah.

Kalo ayam-ayam yang nginglis ini aku gak suka, karena ayam lehon (leghorn) lemaknya ampun deh, trus bumbunya gak ngeresap sampe ke daging, dagingnya tebel banget udah berasa Obelix makan babi. Satu-satunya yang menolong cuma krispinya yang memang seru, kriuk-kriuk meski khawatir bervetsin.
Coba lihat orang yang makan ayam simbok dan simbak itu, sak-tulangnya juga digigit-gigit, dicocop-cocop. Ya karena memang sampe dalem itu nikmat, berasa bumbunya.

Halah, yang makan di resto cepat saji kita juga orang-orang yang tidak membutuhkan ide utama dari "cepat saji" tersebut. Lihat saja bagaimana mereka malah duduk berjam-jam ala cafe ketika menikmati makanan cepat saji ini. Tempat duduk favorit di deket jendela yang menghadap langsung ke dunia luar, biasanya jalan raya. Niat pamer: Ini aku, pecinta makanan Amrik bernama inglis-inglisan. Sebab resto-resto jenis ini biasanya punya dinding kaca bak akuarium manusia.

*
Aku? Ya pernah lah, pernah (atau sering?) makan ayam inglis2an ini. Terutama kalau lagi di bandara, sebab duitku gak sanggup beli ayam goreng merek mbak/mbok atau apapun yg gak nginglis. Yang nginglis itu gak lebih dari 20 ribu udah plus nasi plus minuman. Yang lokal jangan harap bisa makan segitu, terutama kalau di bandara yang harga soto ayamnya aja yaampun banget buat dompetku.

Kalo udah gini, aku kesian juga sama nasib ayam-ayam goreng kita. Jaranggg gitu, liat anak muda jaman sekarang yang pake baju anak muda jaman sekarang yang nongkrong di ayam goreng Mbok/Mbak.
Posted by adriani zulivan Posted on 10:52:00 AM | No comments

Cucu Pt II

Cewe-cewe:



Cewe-cowo (depan, ki-ka), cowo (belakang):


Cewe cakep:


Cewe endut:


Cowo cantik:

Cewe garang:


Umur mereka di poto ini 4-5 bulan. Sekarang sudah berpindah tangan perawatan... *sad*

Thursday, March 3, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 9:48:00 PM | No comments

99 Posts in Five Months!


Wow! 99 posts since August 2010! #CK
*humm, and now becomes 100! ;)
Posted by adriani zulivan Posted on 9:47:00 PM | No comments

Universität Bonn


The program is characterized by being interdisciplinary and international, while having a clear and defined structure. The course of study at Deutsche Welle lets the students experience internationality in daily life.

`
Itu yang tertulis di profil program International Media Studies di Universität Bonn. Aku pengen banget bisa lanjut kuliah disana...
Kapan yes? :)
Posted by adriani zulivan Posted on 3:54:00 AM | No comments

Seberapa Besar Gairahmu?


Aku punya gairah besar untuk hal-hal yang aku suka. Salah satu yang terbesar adalah menulis. Ah, masa? Blog aja gak update. Jadi anak (baca: staf) media juga jarang banget nulis. Apa soal?

Aku nulis beberapa hal secara bersamaan dan mempublikasikannya untuk lingkup terbatas. Hampir tiap hari ada tulisan, paling tidak satu artikel. Jika tiba saatnya, semua akan dipublikasikan secara terbuka. Apa saja?
  1. Proyek pribadi yang tertunda sejak pertengahan 2008. Buku tri-(atau tetra?)-logi yang edisi pertamanya tinggal edit, edisi kedua masih menulis dan butuh banyak tambahan data, edisi ketiga sudah ada judul dan sedikit data, edisi keempat semoga ada dan diterbitkan juga.
  2. Proyek bersama pasanganku. Sebuah kumpulan tulisan sederhana mengenai keseharian. Ini di-update hampir setiap hari. Per hari bisa muncul tiga tulisan berbeda.
  3. Proyek untuk masa depan :) berupa tulisan ilmiah yang kuharap bisa menjadi jalan menuju masa depan lebih baik di sini. Sebuah proyek besar (besar, paling tidak buatku pribadi karena keinginan kuliah lagi mendasari keikutsertaanku disini), digawangi tim kecil (hanya lima orang): empat paper untuk jurnal internasional.
Selain itu, aku juga menulis--meski tidak selalu update--di dua blogku. Di blog ini untuk segala apa yng kulihat, kudengar, kurasakan sehari-hari, dan di sini untuk tulisan serius berupa opini dan sastra. Di sini (tidak update) untuk salah satu cita-citaku. Berharap bisa punya banyak waktu, cara, dan upaya untuk menyatukan semuanya dalam sebuah web. Tapi web yang ku-design sendiri--ENTAH kapan!

Seseorang bertanya: "Kulihat, sepertinya kamu tidak suka menulis, yah?" pasca aku yang sering malas-malasan, bahkan menolak ketika "disuruh" menulis untuk sebuah media.

Ini memang persoalan. Ketika aku menulis di sana, untuk sejumlah artikel, baru satu kali aku merasa bahwa tulisanku baik. Sulit menggambarkan bagaimana perjuanganku untuk mendapatkan "feel" terhadap tema-tema yang diangkat. Selain dunia yang aku angkat itu merupakan arena baru bagiku (masyarakat, grassroots, desa, pedesaan, pemberdayaan, dst), tema-tema tersebut entah mengapa tak mampu menarik gairahku.

"Tak baik memaksakan diri untuk masuk ke hal yang tidak kamu sukai. Berhenti, berbelok, cari hal baru." (Adriani). Bukankah itu lebih baik?

Dulu, waktu di pers mahasiswa (persma), kami, para jurnalis kampus, selalu berlomba-lomba untuk nampang di media. Paling sering jadi kolomnis khusus opini mahasiswa di harian KOMPAS edisi Jogja-Jateng.

Apalagi kampus akan memberi penghargaan bagi mahasiswa yang menunjukkan tulisannya di media massa. Berupa uang. 50 rb untuk terbitan lokal, 100 rb tingkat nasional. Tidak banyak, tapi kebanggaan ketika diketahui orang-orang kampus itu menjadi sesuatu yang mahal sekali. Beberapa kali aku dikasi selamat (-eh?) dosen dan teman pasca penerbitan tulisanku.

SMS pun jadi penuh ucapan. *gila ya, sebegitu hebatnya untuk hanya sekelas kolom lokal?* Kesempatan makan-makan gratis pun jadi sering, akibat siapapun yang baru nongol di media diminta mentraktir dari honor tulisannya ;)

Kangen masa itu. Tapi kini tidak ada persaingan lagi. Semangat mandek, meski persaingan tak seharusnya jadi alasan. *Dasar males aja lu, mbak!*

Tapi saat ini aku menulis, pasca menimbang-nimbang: kenapa aku jadi tidak produktif lagi sekarang? Kemana gairah menulisku? Sedih jika kehilangannya...

*Inipun aku nulis karena benar-benar gak bisa tidur. Pukul 03.45 dini hari...

:)

Gambar dari sini.

Mlekom,
AZ


[20130530.pic.rgd.ft]

Tuesday, March 1, 2011

Posted by adriani zulivan Posted on 8:50:00 PM | No comments

Bekerja Lagi ;)

Selamat bekerja lg ya,sayang. Aku udah d kntor. Makasih udah bangunin :)

SMS Cindil tadi pagi. Hari pertamaku ngantor di kantor baru. Alhamdulillah, sudah bekerja lagi.
:) 
Posted by adriani zulivan Posted on 8:08:00 PM | No comments

Saya Menarik Diri

Yth Bapak blablabla [nama manejer HRD],

Dengan ini saya bermaksud memberitahukan bahwa saya menarik diri dari blablabla [nama perusahaan]. Untuk kesempatan ini, saya belum bisa bergabung dengan perusahan Bapak. Terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan pada saya.

Salam,

Adriani Zulivan

Ini yang kukirimkan tadi pagi, sebelum melangkah menuju kantor baruku yang bukan perusahaan blablabla. Tak ada penjelasan mengenai alasan pengunduran diriku. Ya, bagaimana bisa berkata jujur bahwa: Maaf pak, saya sebenarnya tidak menginginkan pekerjaan itu, namun berhubung saat wawancara dulu saya masih jobless, maka saya terima saja...

Dear ADRIANI ZULIVAN,

Terima kasih atas informasi anda, mohon dijelaskan mengenai alasan dan/atau pertimbangan anda untuk mengundurkan diri dari Job Offering Letter yang telah anda terima dan sepakati sesuai email anda sebelumnya.

Alasan dan/atau pertimbangan anda ini kami perlukan sebagai data dalam laporan kami.

Terima kasih


Susah jawabnya. Tidak kujawab sampai saat ini. Aku benar-benar gak etis, yah?. Tapi mau gimana lagi? Masa' mau jujur kalau sudah dapat pekerjaan baru?
De Mam, temanku, mengusulkan untuk memberi alasan terkait perbedaan keinginan hati, bahwa aku menginginkan pekerjaan yang menyentuh langsung masyarakat. Ah, ide bagus, De Mam! Dipertimbangkan! :)

Baiklah, dengan ini saya nyatakan bahwa diri saya menarik.
Oops... saya menarik diri!

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata