Thursday, March 28, 2024

Posted by adrianizulivan Posted on 11:00:00 PM | No comments

Kamisan Sekali Lagi

Entah berapa kali sudah, saya hadir di Aksi Kamisan di depan Istana Presiden Jakarta. Namun ini kali kedua saya berdiri di sana, dengan membawa kasus dari daerah untuk diadukan ke forum nasional ini.


Kali ini saya menceritakan tentang perkara yang dihadapi kawan saya Daniel Frits Maurits Tangkilisan. Saat ini ia mendekam di tahanan Jepara, sedang menjalani sidang pidana. Ia dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang tentang ujaran kebencian dan diancam hukuman 10 bulan penjara.


Tak ada aktivis yang pantas ditahan akibat ia membela lingkungan. Ini adalah bentuk kriminalisasi, untuk membungkam kebenaran.


Simak pernyatan saya di menit ke 1:29 dalam video di atas. Ini orasi mendadak yang tidak saya siapkan, sebab kebetulan tidak ada anggota tim koalisi yang bisa hadir. Dan sore itu, kaki saya yang maish cidera akibat jatuh terkilir, sedang nyeri sekali. Untungnya berjalan lancar, meski materi yang disampaikan lebih banyak membacakan pernyatan bersama.


Saat pamit, ibu Sumarsih bilang: Mbak Adrian, trims ya sudah menyuarakan ini. Kasihan sekali...


Respon saya: Mohon maaf sudah selalu merepot ibu, dan trims sudah terus menerima kami. 


Saya juga sampaikan maaf sebab kawan-kawan koalisi tak ada yang bisa hadir sebab mereka sedang berada di Jepara untuk persidangan. Mestinya mereka yang berdiri di sini, sebab mereka--terutama para pendamping hukum-- yang berjasa dalam membela Daniel.


Mari bersuara untuk kebebasan Daniel!


mlekom,

az

Wednesday, March 27, 2024

Posted by adrianizulivan Posted on 5:03:00 AM | No comments

Pelestari Alam Tak Semestinya Dikriminalisasi



Mengundang siapapun yang peduli!

Aktivis lingkungan Daniel Tangkilisan dituntut 10 bulan tahanan, karena ia menyuarakan kerusakan pesisir Karimunjawa dari ancaman tambak udang ilegal.
Daniel dijerat UU ITE, pasal karet yang kerap mengkriminalisasi aktivis. Pegiat pelestarian alam tak semestinya dikriminalisasi.

Mari bersuara untuk kebebasan Daniel!

Aksi Kamisan
📅 28 Maret 2024
🕰 15.00 - selesai
📍 Depan Istana Presiden Jakarta

Pakai baju hitam, bawa poster dukungan!

--Koalisi Nasional Selamatkan Karimunjawa--

Monday, March 18, 2024

Posted by adrianizulivan Posted on 12:01:00 PM | No comments

Muda di Ramadan


Kata orang,

Mati muda pertanda disayang Tuhan.


Masih kata orang,

Meninggal di bulan Ramadan pertanda baik.


Saya bilang,

masa muda maupun tua (beliau belom tua), Mas Imenk disayang semua orang.


Juga saya bilang,

Mas Imenk itu orang baik, di bulan Ramadan maupun 11 bulan lainnya.


Selamat jalan ya mas, banyak doa untuk Mas @imenkyogya dan keluarga dari seluruh pelayat hari ini. Juga titipan doa dari segala penjuru.


Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun...


Mlekom,

az



Saya menunggu di parkiran (kaki pincang paska jatuh),
gak ikut foto bersama keluarga Combine di areal pemakaman.

Kami semua dipertemukan dengan Mas Imenk di Combine.


Elanto, Adrian, Nieke, Nasir, Rizal, alumni Combine; saat tahlilan di rumah duka. 


Foto atas: 

Bersama keluarga Mas Imenk dan alumni Combine, saat pengajian di hari kedua kepergian almarhum.

Thursday, March 14, 2024

Posted by adrianizulivan Posted on 11:33:00 AM | No comments

Agar yang Jahat Tidak Berkuasa...




Perbincangan dengan Mba Suciwati beberapa waktu lalu buat saya berpikir untuk --kali ini-- nyoblos lagi.


Saya paham bahwa memilih itu hak dan bukan kewajiban, begitu pula tidak memilih. Sehingga memilih ataupun tidak, adalah hak yang tidak boleh dipaksakan.


Gak ada paslon hari ini yang bersih dari rekam jejak kejahatan kemanusiaan. Kita cuma bisa menimbang dengan hati, pikiran, kebijaksanaan dan pengetahuan.


Maka berikan suara secara strategis, kata Mba Bivitri dalam sebuah diskusi. Sebab kita yang akan merasakan dampak dalam kehidupan sehari-hari, karena mereka lah yang nanti akan memutuskan segala kebijakan politik.


Jangan golput! Mencoblos semua paslon sama bahaya dengan tidak mencoblos. Dan laporkan kecurangan di TPS.


Semoga ini kali terakhir kita nyoblos untuk alasan yang terus sama di beberapa pemilu terakhir: agar yang jahat tidak berkuasa!


Mlekom,

az


Yogi Zul Fadhli, Dodok Jogja, Suciwati, Adriani, Elanto




  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata