Saturday, December 31, 2022

Posted by adrianizulivan Posted on 1:04:00 PM | No comments

Petasan Entahlah

 


Kucing anjing bakal ketakutan, berondok di balik lemari meja kasur pintu, 

apapun untuk selamatkan dirinya dari suara PETASAN KALIAN.


Hewan jalanan mau sembunyi di mana? 🤷🏾‍♀️


Besok ruas jalan dan segala permukaan akan berwarna putih. 

Tentu bukan salju, tapi kertas sisa PETASAN KALIAN.


Sumpah deh, KELEN YANG MAIN PETASAN gak akan bersihkan sampah petasan yang akan terus berada di sana sampai tersapu angin dan hujan hingga sepekan nanti.


Udah 2023, masih aja main petasan 🧐

Mending makan kue cucur!


~ YK, jelang pergantian tahun 2022

Sunday, December 25, 2022

Posted by adrianizulivan Posted on 10:55:00 AM | No comments

Ijab Kabul


Saya selalu merasa ijab kabul adalah peristiwa yang teramat istimewa. Adalah momen dimana haru bercampur dengan bahagia.


Ini coba mengingat ijab kabul yang saya ikuti di usia dewasa, klo ada yang kelewat mohon maaf mumpung natalan (loh!)✌


Pernikahan sahabat (dia sudah bekerja, saya masih kuliah) menjadi ijab kabul pertama. Ketika dia bacakan janji pernikahan tentang tanggungjawabnya kepada istri, di situ saya menangis.


Pengalaman kedua adalah pernikahan kakak. Gak bisa fokus, sebab mengawasi mama yang sedang sakit (beliau dijemput dari RS untuk menyaksikan pernikahan ini).


Momen ketiga & keempat pada pernikahan sepupu. Keduanya mengharukan, sebab ayah mereka yang adalah paman saya, sudah tiada.


Ijab kabul kelima ketika Pak El bersalaman dengan papa saya. Ini ga nangis, karena tegang sepanjang persiapan & bete dengan riasan wajah saya 🤣


Keenam adalah pernikahan cucu (ya, gak salah baca!) dari pawami. Meski ga kenal & ga paham bahasanya (jawa halus), tetap mewek.


Pernikahan adik saya adalah momen ketujuh. Air mata sampai merusak riasan wajah, sebab begitu terharu (si manja udah nikah aja!).


Pak El punya priviles untuk menikahkan adiknya, sebab papa mereka sudah di alam berbeda. Maka momen dimana pawami menjadi wali nikah, adalah pengalaman kedelapan. Mata teteskan bulir bahagia.


Oktober lalu menjadi yang kesembilan dan kesepuluh. Dari pernikahan sahabat yang sudah seperti adik sendiri, yang bikin mata basah (aaak, kamu udah nikah aja!). Juga momen ketika pawami kembali menjadi wali, namun mata saya aman sebab sibuk bersiaran langsung di IGS 😪


Semoga segera ada kesempatan kesebelas, yang sekaligus menjadi kali terakhir Pak El melepas adik perempuannya. Yang minat menjadi adik kami, boleh sowan ke kangmasnya ☺️

*

Desember adalah bulan penting per-ijab kabul-an di keluarga, sebab orang tua, kakak & adik kami menikah di bulan ini. Jadi sebelum bulan ini berakhir, mari sempatkan bercerita!



Itu foto saat Pak El menjadi wali untuk adiknya. Urusan seragam bikin kami gak pernah senada, sebab dia menjadi pendamping mama yang 'dipajang' di pelaminan. Dia ikut warna orang tua, saya warna kakak-adik.

Sunday, December 18, 2022

Posted by adrianizulivan Posted on 10:58:00 AM | No comments

Siti Moendjijah

 

Ga kenal ya? Sama!


Contekan Google:

- salah satu generasi awal perempuan berpendidikan memadai di masa Hindia Belanda

- angkatan pertama santri yang dibina Mbah Yai & Nyai Dahlan

- dai perempuan (muballighat) berpandangan inklusif & toleran

- Ketua Aisyiyah lima periode (sejak 1932)

- tokoh perempuan dengan kemampuan orasi yang kuat

- trendsetter baju gamis ala ikram haji, yang belum dikenal umat Islam nusantara di masanya

- Wakil Ketua pada Kongres Perempuan pertama


Ia menjadi pelopor wajah muslim modern di Kauman, yang mendobrak adat tentang peran perempuan yang hanya berkutat di wilayah domestik. Kegiatan sosial Aisyiyah berkembang pesat di masa kepemimpinannya.


Dalam pidatonya yang terkenal berjudul "Derajat Perempuan", ia kelompokkan tiga kemuliaan wanita; yaitu budinya yang tinggi, ilmunya yang banyak, dan kelakuannya yang baik.


Nah sebab Moendjijah hadir dalam Kongres Perempuan, ia disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang membuat Soekarno menetapkan Hari Ibu.


Inti dari segala ini adalah:

Jika kalian mengenal atau memuja tokoh Asiyiyah yang berperan dalam isu pemenuhan hak perempuan DI MASA KINI, bolehkah bantu saya mengenalkan dengan beliau? Mau diundang sebagai salah satu pembicara dalam peringatan Hari Ibu pekan depan 🙏


Trims trims!


*

keren ya kerudungnya? Itu program pertama dari pengajian Sopo Tresno (cikal bakal Aisyiyah), yang menghimbau pesertanya untuk kenakan kudung berbahan sorban putih ala haji.

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata