Thursday, December 30, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 8:33:00 AM | No comments

Aku Takut Kamu Sakit [titik]



Ya.hbs ni sgra makan. Udah lapar brat [19.01]
Udah pulang? Ku mu tidur bntar.bdn agak panas.gpp [21.11]
Bwt tidur dulu ya.gpp sayang [21.12]
Makasih ya sayang. Udah makan. Badan agak enakan. Ntar mu lgsg bobo. [22.18]
Ya.aku mu bobo hbs ni. Sayang kamu [10.26 pm]
Aku udah d studio.mu bobo [10.54 pm]

*
SMS-SMS Cindil tadi. Gimana gak panik, coba???!
Aku tu cuman takut kamu sakit. Titik. Itu aja.
:(

AZ

Wednesday, December 29, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 8:49:00 AM | No comments

Runtuhnya Surau Kami

Masyarakat Dusun Karangasem, Blongkeng, Ngluwar, Magelang, Jawa Tengah kehilangan satu tempat ibadah. Rabu (8/12) lalu, Mushalla Darussalam rusak akibat tingginya debit air yang menggerus tebing di sisi kali tempat mushalla itu berdiri. Mushalla ini berlokasi di pinggir sungai yang dialiri lahar dingin Merapi.

Gerusan banjir tersebut membuat tanah fondasi mushalla terbawa arus air. Kondisi tersebut membuat bangunan menjadi rapuh, sehingga ikut runtuh. Saat ini kondisi mushalla tersebut rusak parah, tidak dapat digunakan lagi, sebab bangunan yang tersisa sudah sangat rapuh.

Masyarakat setempat membutuhkan tak sedikit dana untuk pembangunan kembali mushalla atau surau tersebut agar bisa digunakan oleh warga setempat sebagaimana mestinya.

[Adriani Zulivan, dari armand.kretek@gmail.com untuk jalinmerapi@gmail.com]

*
Ditulis untuk website komunitas JALIN Merapi di tautan ini.

Tuesday, December 21, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 7:27:00 PM | No comments

Metro TV dan Pemberitaan Salah tentang Merapi

Berita Metro TV berjudul "Satu Per Satu Bocah Pengungsi Bertumbangan" kemarin--baca tautan berikut adalah bukan hanya berita ngawur, namun juga ngasal!

Aku pertamakali menemukan berita itu pada hari yang sama ketika beritatersebut dilansir. Aku mendapatkannya dari lansiran Gmail yang aku daftarkan dengan alamat email pribadiku untuk kata kunci "jalinmerapi" dan "merapi".

Kaget. Itu reaksiku pertamakali ketika membaca berita tersebut. Sebab aku sangat mengerti bagaimana kondisi warga Balerante di lokasi pengungsian Posdiklatpur Klaten. Sebagai barak yang setiap harinya (di luar kondisi bencana) melayani anggota TNI, tempat ini memiliki seluruh kebutuhan harian yang lengkap untuk disebut sebagai tempat tinggal yang layak. Ini alasan pertama.

Kedua, Posdiklatpur merupakan salah satu lokasi pengungsian yang mendapat sorotan banyak pihak, termasuk pemerintah. Ingat, tak sedikit lokasi pengungsian yang diperhatikan pemerintah. Pengelola tak akan sekenanya menangani pengungsian di sana.

Ketiga, berbagai LSM hidup bersama dengan para anggota TNI dan pengungsi di sana. Mereka datang dengan concern berbeda, mulai dari penanganan trauma, pendidikan anak, pemenuhan logistik, pemeriksaan kesehatan, hingga membantu pendataan aset warga desa seperti yang dilakukan COMBINE, lembaga tempatku bekerja. 

Selain itu, kami menempatkan setidaknya empat relawan JALIN Merapi yang menginap di sana hingga hingga seluruh pengungsi pulang, ditambah sejumlah relawan yang tidak tinggal di TPS (tempat pengungsian sementara), yang membantu kerja-kerja kerelawanan di siang hari.

Pasca membaca berita tersebut, aku langsung menghubungi Pak Jainu yang bertanggungjawab terhadap seluruh warga Balerante. Pak Jainu ikut kaget. Pasca wawancara via telepon tersebut, langsung kubuat tulisan klarifikasi. Lalu kutelepon lagi beliau untuk membacakan tulisanku dan mengeaskan poin per poin.

"Tidak benar bahwa anak-anak... ya, pak?" aku.
"Betul, Mbak. Anak-anak di sini ditangani oleh..." Pak Jainu.
"Jadi yang benar begini ya pak, bahwa..." aku.
..dst...

Dan, ajaib! Seperti berita-berita salah lainnya yang pernah dilacak oleh JALIN Merapi, Metro TV langsung menurunkan berita tersebut, tanpa klarifikasi apapun. Sayang, Metro TV yang cukup dipercaya ini terlalu sembarangan! Sayang, padahal TV One yang sejak bulan lalu dimusuhi" masyarakat Jogja akibat pemberitaan spektakular namun salah tentang Merapi, Metro TV menjadi salah satu sumber berita yang dipercaya. 

Tentu banyak pihak yang dirugikan terhadap pemberitaan ini, terutama Pusdiklatpur dan para relawan yang membaktikan dirinya selama berbulan-bulan untuk pengungsi di sana.

Aku menduga bahwa wartawan Metro TV yang mengambil video tersebut hanya merekam gambar tanpa wawancara. Adalah wajar ketika gambar yang terlihat di pengungsian korban bencana alam di H+40 dalam kondisi yang tidak ceria. Namun bukan berarti mereka terlantar!

Semoga ini kali terakhir munculnya pemberitaan tak benar yang tak punya dasar informasi dalam proses peliputannya.

Dengan sangat kesal,
AZ

Monday, December 20, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 7:18:00 PM | No comments

Klarifikasi Pemerintah Desa Balerante terkait Pemberitaan Metro TV


Berikut adalah berita yang dilansir oleh Metro TV News:


Satu Per Satu Bocah Pengungsi Bertumbangan
Sabtu, 18 Desember 2010 10:40 WIB

Metrotvnews.com, Klaten: Kondisi bocah pengungsi asal Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, memprihatinkan. Kondisi kesehatan mereka drop setelah sebulan lebih berada di barak pengungsian Markas TNI Dodiklatpur Klaten.

Hampir dua hingga tiga hari sekali ada saja ada bocah yang sakit. Mereka umumnya flu, demam, bahkan ada yang sampai diare.

Celakanya mereka seperti tak terurus. Sebab sudah tak ada relawan ataupun donatur yang membantu pemenuhan gizi mereka. Orangtua para bocah berharap, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat memperhatikan nasib mereka.(ICH)

Sumber: http://www.metrotvnews.com/mobile-site/video-detail.php?read=119017&tgl=2010-12-18

*
Sabtu (18/12) malam, JALIN Merapi telah melakukan konfirmasi terkait kebenaran berita tersebut kepada Kepala Urusan Pemerintahan Desa Balerante, Bapak Jainu, di barak pengungsian Markas TNI Dodiklatpur Klaten. Berikut keterangan beliau:
  1. Tidak benar bahwa kondisi anak-anak pengungsi Balerante di Posko Dodiklatpur menurun (drop). Di posko ini tiap hari beroperasi Pos Kesehatan dari Dinas Kesehatan (buka pukul 07.00-13.00) dan Posko Kesehatan milik TNI (beroperasi 24 jam). Memang ada anak yang sakit, namun itu hal wajar sebab penyakit yang diderita merupakan penyakit ringan dan tak pernah lepas dari pengawasan tim kesehatan.
  2. Tidak benar bahwa kebutuhan gizi anak-anak pengungsi tidak diperhatikan. Tim dari World Vision telah melakukan pelatihan bagi ibu-ibu yang mempunyai balita untuk membuat makanan tambahan. Kini ibu-ibu membuat sendiri makanan sehat untuk balitanya.
  3. Tidak benar jika anak-anak pengungsi tidak terurus akibat tidak ada relawan dan donatur. Hingga saat ini setiap hari anak-anak mendapat kegiatan eduktif dari relawan trauma healing yang turut membuka posko di sana. Selain itu, berbagai makanan untuk anak terus berdatangan dari sumbangan masyarakat.
  4. Saat ini, anak-anak SMP dan SMU Balerante belajar di sekolah-sekolah terdekat dari pengungsian, sedangkan murid SD oleh pihak TNI dibuatkan sekolah darurat. Sekolah darurat ini memakai sebuah ruangan yang terdapat di kompleks TNI dengan mendatangkan pengajar yang merupakan guru dari sekolah mereka yang rusak di Balerante. Mayoritas guru mereka adalah warga luar Balerante yang saat ini tidak mengungsi.
Dengan demikian, Metro TV News perlu melakukan perbaikan atas ketidakakuratan berita yang dilansir tersebut.

Yogyakarta, 20 Desember 2010

Humas JALIN Merapi
Adriani Zulivan
0274-411.123

*
Ditulis untuk website komunitas JALIN Merapi dengan tautan berikut.

Saturday, December 11, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 8:20:00 PM | No comments

Aku Takut Kamu Sakit (tanda pentung)




Satu hal yang selalu bikin was-was, selalu bikin sebel, selalu bikin bosen (tapi ya selalu dikerjakan), adalah:


Nyuruh Cindil makan!


Sering banget berdebat untuk hal satu ini. Misalnya malam ini, di SMS Cindil ini:


Mau makan sekarang. Udah lapar. Aku mbok jgn dimarahin terus,sayang. Aku ttp makan kok.lapar nii.. 


Arghmphhhhh!


AZ

Monday, November 15, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 8:32:00 AM | No comments

Penjelasan mengenai Meninggalnya Relawan JALIN MERAPI di Boyolali

Keberatan JALIN MERAPI atas Pencantuman Foto dalam Berita yang Diterbitkan oleh Media Massa mengenai Kasus Meninggalnya Relawan JALIN MERAPI


Yogyakarta, 15 November 2010


Kami, atas nama seluruh simpul yang tergabung dalam Jaringan Informasi Lintas Merapi (JALIN MERAPI) menyampaikan keberatan atas pencantuman foto-foto yang tidak sesuai dengan isi tulisan untuk berita mengenai meninggalnya Heru Adiyanto, relawan asal Malang, Jawa Timur, yang bergabung dengan JALIN MERAPI.


Berikut kronologi peristiwa berdasar laporan Sinam M Sutarno, Koordinator Posko JALIN MERAPI IV Boyolali:




Almarhum, bersama empat orang rekannya, merupakan anggota Karang Taruna dari Bandulan, Kecamatan Sukun, Kabupaten Malang. Mereka bergabung dengan JALIN MERAPI pada 10 November 2010 dan langsung berkordinasi dengan Posko JALIN MERAPI IV yang berlokasi di Kantor KPUD Boyolali dan ditugaskan untuk sebagai relawan di dapur umum.
Minggu (14/11), almarhum terlihat sakit dan lemah, sebab secara tiba-tiba tidak mampu berdiri. Teman-teman di JALIN MERAPI IV lantas berinisiatif memeriksakan ke RS PKU Aisyiyah Boyolali. Almarhum menjalani rawat inap, terhitung sejak pukul 08.00 WIB. 
Akibat kondisi almarhum yang tidak membaik, pihak RS merujuk pasien ke Yogyakarta. Pihak JALIN MERAPI IV, setelah berkoordinasi dengan Posko Induk JALIN MERAPI di Yogyakarta, bermaksud untuk membawa pasien ke RS Panti Rapih Yogyakarta. Tim JALIN MERAPI telah bersiap untuk membawa pasien pada Senin (15/11) pagi ini.
Namun pada pukul 20.35 WIB pasien menghembuskan nafas terakhir. Tim medis yang saat itu berada di tempat kejadian menyatakan bahwa pasien mengalami sesak nafas akut. Menurut kolega almarhum dari Malang, berdasar cerita almarhum saat di RS, penyakit ini sudah sering terjadi sejak almarhum kecil, namun tidak separah kali ini. 
Keluarga turut pula menyatakan bahwa almarhum sering mengalami sesak nafas. Pesan pendek yang dikirimkan ke JALIN MERAPI oleh dr. Darmawan, dokter yang menangani pasien, turut memperkuat pernyataan tersebut: “Sampai di RS kondisinya sesak nafas berat dengan kelumpuhan anggota gerak.”
Pukul 21.00 WIB jenazah dipindahkan ke RSUD Pandan Arang, Boyolali, sebab RS PKU Aisyiyah tidak memiliki kamar jenazah. Pukul 23.00 WIB pihak keluarga berangkat dari Malang, setelah dihubungi oleh teman-teman almarhum, dan tiba di Boyolali Senin (15/11) pukul 06.00 WIB. Atas persetujuan keluarga, malam itu jenazah dimandikan dan dishalatkan oleh teman-teman Posko JALIN MERAPI IV bersama warga setempat.

Pagi ini, melalui Karsino (Asisten Sekretaris Daerah), Pemkab Boyolali mewakili masyarakat Boyolali yang merasa terbantu atas keberadaan almarhum sebagai relawan tanggap darurat erupsi Gunungapi Merapi di Boyolali, menyerahkan jenazah kepada keluarga.
Pukul 07.30 pagi tadi jenazah diberangkatkan ke kampung halamannya. Turut mengantarkan 4 (empat) kolega almarhum dari Karang Taruna beserta 5 (lima) perwakilan JALIN MERAPI IV. Jenazah akan dimakamkan hari ini juga, setelah tiba di kediaman. 
Pihak keluarga, diwakili oleh Novich Fiker SE, kakak almarhum, sebelumnya telah menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa pada jenazah adiknya tersebut tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan dan bahwa almarhum meninggal akibat sakit. Dinyatakan pula bahwa pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan tidak akan menuntut pihak manapun, baik secara perdata maupun pidana.
Selain pihak keluarga, surat pernyataan tersebut turut ditandatangani oleh Sinam M Sutarno dan Choirul Anwar sebagai perwakilan JALIN MERAPI pada Senin (15/11) pukul 07.30 WIB di Kamar Jenazah RSUD Pandan Arang Boyolali. Direktur RSUD Boyolali, Asisten Sekda Boyolali, Kepala Kesbanglinmas Boyolali, dan sejumlah relawan JALIN MERAPI di Boyolali turut menyaksikan penandatanganan ini.

Bagian pemberitaan media massa yang perlu dikoreksi:

Sejumlah media massa nasional menurunkan berita terkait yang dilansir dari kantor berita Antara. Tidak ada keberatan dari kami atas isi dari tulisan yang diangkat, namun kami menyesalkan pemuatan foto yang sama sekali tidak berhubungan dan tidak sesuai dengan kasus yang diberitakan.
Berita online yang dimuat oleh TV One dan Surya, masing-masing menampilkan gambar evakuasi korban erupsi di lapangan dan  korban di ruang jenazah rumah sakit. Gambar ini tentu saja tidak dapat mewakili kejadian yang sesungguhnya. Gambar kantung-kantung jenazah yang menggambarkan korban akibat erupsi Merapi ini justru akan menyesatkan.
JALIN MERAPI merasa dirugikan dengan pencantuman gambar-gambar tersebut, sebab kami mengkhawatirkan terbentuknya asumsi negatif mengenai sistem koordinasi yang dijalankan oleh JALIN MERAPI. 
Tidak benar bahwa JALIN MERAPI tidak memperhatikan keselamatan relawan sehingga terjadi ada relawan yang meninggal akibat berada di lokasi berbahaya sehingga perlu dievakuasi oleh tim SAR dan/atau kemudian ditempatkan di kamar jenazah RS Dr Sardjito bersama sejumlah korban lain yang meninggal akibat erupsi Merapi.
Dengan ini, kami mengharap perbaikan dan pernyataan resmi dari kedua media atas kekeliruan tersebut.
Atas nama seluruh simpul JALIN MERAPI,
Adriani Zulivan,
Humas JALIN MERAPI


Wednesday, November 10, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 9:15:00 PM | No comments

JALIN Merapi di ANTV

Akhirnya, muncul video dari liputan "memaksa" yang dilakukan reporter dan kameramen ANTV ini. Nama relawan tertukar-tukar! :|


Untuk tautan asli di website resmi ANTV (Viva News) bisa dicek di sini.

Saturday, October 30, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 8:56:00 AM | No comments

Update 29 Oktober 2010 (15.45- 16.44)


Berikut ini adalah rangkuman diskusi: Imam Prakoso, Sinam M Sutarno, Alif Mustafa, Inna Schakty, Theresia Uma, Ferri Iskandar, Adriani Zulivan, Radio Rasika Ungaran Salatiga Ambarawa, Noor Aini Prasetyawati, dkk.

Poin-poin diskusi sebagai berikut:
  1. Ide untuk membuat MCK sudah disampaikan pada Widi Sutikno, Kepala Dinas PPBA (urusan Bencana Alam) Sleman, guna meminta dukungan. Pak Widi ada agenda pertemuan dengan LSM, 29 Oktober sore, jam 3 di posko SAR Pakem. Pertemuan ini dihadiri oleh Akhmad Nasir dan Rizal Zulkifli.
  2. Imam Prakoso akan menghubungi Pemkab Klaten dan Magelang untuk urusan MCK. Hasil atau kofirmasi belum ada hingga rangkuman ini disusun.
  3. KPRI Dukun, Magelang membutuhkan air bersih.
  4. TPS dan TPA Banyubiru, Dukun, Magelang membutuhkan pakaian dalam perempuan dan BH.
  5. TPS swadaya warga di Banyubiru membutuhkan tenda untuk dapur umum. Info dari Gunawan (085228853621)
  6. Pada pukul 08.52 dari Balerante terjadi lagi guguran disertai debu vulkanik dan tampak asap kecoklatan di puncak Merapi.
  7. Bantuan dari Inna Schakty Cs (Samsara) hari ini akan difokuskan untuk celana dalam dan BH. barang akan tersedia setelah jam 2 siang. Sinam akan menunggu drop-dropan di Magelang.
  8. Warga Stabelan, Takeran, Tlogolele, Selo, Boyolali sedang evakuasi khususnya untuk yang rentan dan anak-anak (info dari 148.275)
  9. SMP PL membuutuhkan kebutuhan balita, pampers lansia, susu lansia
  10. Dina Listiorini: membutuhkan pakaian layak pakai karena banyak pengungsi yang sudah tidak ganti selama 2 hari. Ada 1 karung pakaian a/n teman-teman Salsa Yogya. Sebaiknya pakaian didrop di IDEA siang ini.
  11. Nanung Widiyanto: perlu jaket tebal untuk bayi dan anak-anak, di SD Banyubiru 2.
  12. Diah Triasih Agustina: menanyakan tempat dropping sumbangan pakaian pantas pakai.  Pakaian bisa didrop di: IDEA mbak, jl kaliurang km 5, Telp 0274-583900. Atau Atma Jaya Babarsari agar lebih dekat untuk dibawa ke Klaten.
  13. Untuk pendistribusian ke Klaten bisa kontak Tikus Darat di 0274-411123
  14. Ferri Iskandar: membantu dua tempat di daerah Muntilan. Salah satu tempat yang didukung adalah tempat pengungsian Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun. Sekretariat mereka di daerah Patosan, Muntilan dikenal dengan nama Rumah Pelangi pimpinan Mas Gunawan.
  15. Adriani Zulivan: mengundang teman-teman relawan. Nama-nama mereka akan di-update.
  16. Astriawan Tetuko Dewantoro: relawan JM, posko Dompol, Klaten
Rachma Safitri: di Srumbung, Sudimoro ada LPPSP, CP: ibu Indra Kertati (08122877121). Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (LPPSP) Semarang , mungkin bisa koordinasi.
untuk update logistik mohon dikontak langsung ke Ibu Indra.
Kami Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumberdaya Pembangunan (LPPSP) Semarang saat ini berada di Desa Sudimoro Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang. Ada 32 bayi, 46 balita, 4 Ibu Hamil, 38 Lansia.

Toro Asmorodhono
Bale Rante butuh air minum dan air bersih
Kontaknya: Pak Khamid 082893790924,  Ketunggeng
Relawan dapur untuk Ketunggeng, Kec Dukun masih kekurangan… beserta alat masak.
Vera Kartika Giantari: pengungsi Balerante ke Posko Bawukan. Bisa kontak Maria di 0886940028, 085291885497.
Jumlah pengungsi di Bawukan 1.250 orang. Tapi kemarin ada tambahan pengungsi dari Sidorejo. Total belum di-update

Saiful Bakhtiar
Monitor streaming alamatnya: www.merapi.combine.or.id  atau www.tikusdarat.net atau  http://merapi.combine.or.id/
Ada 2 pilihan streaming seismograf dan pengamatan radio di frek 149070


BEM FISIP akan mita teman-teman untuk mengumpulkan pakaian layak pakai.
Yang butuh pakaian pantas pakai:
Glagaharjo, karena hujan terus-terusan
Dukun: ada LPPSP, kontrak Ibu Indra 08122877121
Di rumah Dina Listorini ada 1 karung pakaian, perlu diangkut.
Di posko Atma Jaya ada 5 dus, sudah dibawa Pak Adam untuk wilayah Muntilan/Magelang, kurang tahu lokasi tepatnya.

Masker:
Pembagian masker kepada pengendara sepeda motor dan pejalan kaki di depan posko JMM
Posko-posko masih membutuhkan masker lagi.

Kontak Mas Sinam:  08562537818

Vera Kartika Giantari
butuh bantuan alat tulis untuk anak-anak.

Kontak Posko Srumbung:
Abdul Basit 085729538707 dari IPNU yang bertugas di Srumbung
Dari Elshinta: AHMAD MUSLIM 081802610019

Untung Supriyadi
Balai Desa Tamanagung pengungsi pada pulang, kebanyakan berasal dari Salamsari, Srumbung.

Sinam M Sutarno
No HP Alif: 08562992600


Bem Fisip Atma Jaya
ada masker 600 buah
Kontak Ika Ayu 0818278587, Pos GWG Yogya

Feriawan Agung Teroriscinta
Minta Admin untuk upload co-card relawan, biar bisa diprint karena ada relawan yang butuh.
Korban sapi di Kaliadem sementara 143. Evakuasi dihentikan, alat berat turun karena guguran masih terus berlangsung. Dari Deles tampak dan terdengar guguran awan panas ke arah Sungai Gendol.
Kebutuhan paling urgen adalah keperluan bayi termasuk pamper dan susu dan kebutuhan ibu hamil dan alat sikat gigi dan odolnya.
Sekarang terjadi guguran susulan yang lebih besar terlihat dari gardu pandang lintas merapi. Semua kendaraan mengarah ke jalur evakuasi.
Udara panas terasa di Deles sebagian warga panik. Crew Lintas Merapi menyisir hutan menghalau pengunjung wisata Deles Indah

IDEA:
Di IDEA masih ada 20 karton air mineral gelas.
Ada semangka 2 ton bisa diambil kapan saja sekuatnya.

Srumbung:
Ada 7000 pengungsi di antaranya 4 hari tak bisa ke MCK karena tak ada sarana.

Sukiman Siap Njegog
Data Pengungsi Kemalang, Klaten:
Balita : 345
Lansia:355
Ibu Hamil : 49
Perempuan : 2587
Laki2 : 2491
Total :5084

Sinam M Sutarno
Kebutuhan dari Desa Tlogolele, Kec. Selo: makanan bayi dan susu anak, alas tidur serta minyak tanah. Jumlah bayi 25, balita 98 (belum termasuk ibunya), lansia 90.
Kontak di Tlogolele: Nuke/Nugroho 08139243666


Adriani Zulivan
Butuh bhn bakar minyak dan masker untuk 2500 pengungsi di barak pengungsi Desa Jerukagung, Kec.Srumbung, Magelang.



Feriawan Agung Teroriscinta
Barusan terima dari Bonek Surabaya: bantuan dari IDEA 12 karton air mineral diterima oleh ibu Tri Purwanti, Sekcam Srumbung bersama dengan bantuan dari mereka (minyak kayu putih dan obat-obatan lain).

Sinam M Sutarno
Korban gunung bertambah lagi satu orang meninggal seorang anak bernama Paimin, 4,5 tahun asal Tabran, Tlogolele, Boyolali. Nama bapak: Kartokarno nama ibu :…….
Orang tua shock, mohon bantuan.


Adam Agus
Posko bersama FPRB se Kecamatan Dukun, Sekretariat Balai Desa Sengi, Pelaksana Harian; Wawan HS (085743419916), Aan (081802627100)
TPS Desa Ngargomulyo, lokasi: KPRI & lapangan Balai Desa Dukun, kontak; Yatin (085729318157)
TPS Desa Sumber, Lokasi Desa Banyubiru, kontak: Supardi 085743747305, Maryono (Kades) 08174109151
TPS Desa Sumber, Lokasi Desa Banyubiru, kontak Supardi 085743747305, Maryono (kepala desa) 08174109151
TPS Desa Krinjing, lokasi Desa Sewukan, kontak Sartono 081903872562
Tambahan kontak utk desa Krinjing, Wanti 081915496294


Adriani Zulivan
Relawan yg mau bisa hub ProFauna (Animal Rescue) , CP: Darmanto 0816557604.

Imam Prakoso
Tadi pagi saya komunikasi dengan Bp Widi Sutikno, kepala dinas PPBA Sleman, salah satu permasalahan besar yang dihadapi adalah matinya sekitar 300 ekor sapi di kawasan yang terkena awan panas.
Kesulitan evakuasi. Jika ada yang punya solusi dan bisa membantu bisa hadir di pertemuan pukul 3 sore ini di Posko Pakem (pertigaan pakem).


Adriani Zulivan
Ada teman2 dari Animal Friend Jogja http://animalfriendsjogja.weebly.com/| Mereka concern pd persoalan ini.
Lihat: http://www.facebook.com/note.php?created&&note_id=150444751666684&id=112868142086313|

Ardy Pratama
Ada teman2 dari JAAN jakarta juga yg siap bantu untuk masalah evakuasi dan persoalan lain yg berhubungan dengan hewan.

Ardy Pratama
Barak di SD Sewukan untuk logistik sementara ini cukup, mohon dialihkan ke tempat lain.
Ferri Iskandar
Minta tolong add kan email ini ke group ini: gitapala.ugm@gmail.com
Adakah lokasi lain di sekitar Muntilan dan Magelang yang belum mendapatkan bantuan?
Ada info teman-teman gitapala dan keluarga FTG ugm punya bantuan dan mereka mau distribusikan.


Bayu D'Blur Magelang:
Sedang menyusun data pengungsi, tapi kekurangan sarana pendataan (laptop)
Kontak Srumbung: hp 081802610019 Ahmad Muslim

Adriani Zulivan
Relawan kepuharjo : kami butuh suplemen/multivitamin utk menjaga stamina.


Bayu D'Blur Magelang
bantuan logistik dari Dana Kemanusiaan Pembaca Bisnis Indonesia Harian Jogja dn Solopos :
pampers : 2 dus besar
Kopi kapal Api : 8 dus kecil + 1 dus besar
Makanan Bayi : 2 dus besar
Gula Pasir : 4 karung
Dukun minta tolong relawan untuk survei pendataan kebutuhan Srumbung

Budhi Hermanto
ada relawan yg menyediakan mobil akun twitternya @RizkyCendrama mention atau DM ybs.

Letsu Vella Sundary
Relawan di Srumbung: Rasika Ungaran Salatiga Ambarawa, CP: Deka 08568532018


Gama Triono
Kalo ada ibu hamil yang butuh rujukan hubungi aku 085739096380 atau PKBI DIY (0274) 586 767

Bayu D'Blur Magelang
Jalin Merapi Magelang Logistik masih di posko menunggu survey dari TPS oleh relawan akan kebutuhan logistiknya.
Dibutuhkan: pakaian dalam wanita, kantong sapah, jas ujan, pampers lansia, bubur bayi, obat-obatan, mainan anak-anak.


Feriawan Agung Teroriscinta
Semangka satu ton sudah diserahkan tim Sanata Dharma yang akan membawanya ke: Girikarto, Nunggrung, Kepuharjo dan Glagaharjo. Saat ini dalam perjalanan atas koordinasi dengan Theresiana Uma
Mbak Ina dan Ika sudah tanda tangan 1 ton tapi baru diangkut mungkin cuma 2 kuintal. Sisanya akan diserahkan teman yang baru datang dan akan diarahkan.

Dimas Ariyo Purnomo Putro
Daerah Keteb, utara Sewukan (Dukun, Muntilan), ada 300 pengungsi. Butuh tenda secepatnya karena mereka masih menumpang di rumah penduduk.
Info: Bayu 087834019273

Vera Kartika Giantari
Bawukan masih membutuhkan susu dan bubur bayi, untuk yang 6 bulan ke atas saja. Jangan berikan yang 0-6 bulan. Bisa langsung hubungi posko Bawukan


Putri 'Poet' Khatulistiwa
Hargobinanguun sudah penuh logistik yang belum: Girikerto, Wonokerto, Turi.

Vera Kartika Giantari
Teman-teman SPEK-HAM kembali ke Solo dulu. Teman-teman FISIP yang meluncur ke Bawukan silakan langsung ke Posko Pemkab atau hubungi Pak Carik.

Imam Prakoso
Apakah tidak ada masalah ke posko Pemkab? Tadi malam ada investigasi dari SAR UII dan mereka melihat logistik di tahan kesbanglinmas padahal logistik dibutuhkan pengungsi.

Gama Triono
Ada kebutuhan khusus di Posko Somohitan (bawahnya Wonokerto): betadin, kapas, tisu gulung, pampers lansia, oxygen, perlak, obat diare, lotion obat nyamuk, handuk, selimut, obat tetes mata, pakaian balita, susu bayi, kasus bayi, sendok makan, gula pasir, teh, mie, sarden.

Dirangkum oleh: Endah Raharjo, 29 Oktober, 22.00

*
Dimuat di website komunitas JALIN Merapi dengan tautan berikut ini.

Sunday, October 24, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 8:12:00 AM | No comments

Bagimu yang Ingin Menantang Batavia






Masih seru-seruan dengan RUU versi tim Yogya. Yang nggak dibayar malah lebih serius daripada gerombolan dari Batavia itu. Kok pada bisa jadi pejabat tho mereka..   [07102010 0815pm]


Biasa. Labelku cagar budaya. [07102010 0913pm]


Aku punya ide proyek bangun sistem info heritage dengan opengrinmep ku. Aku mau menantang Batavia dengan konsep sistem mereka yang mentah itu. [24102010 0116pm]

Itu SMS Cindil beberapa minggu ini. Mengenai kepedulian pada hal-hal berbau cagar budaya.

Aku dukung, sayang. I do. I will.

Semoga kamu juga peduli denganku, dengan kehidupan kita nanti.  Mungkin kamu bisa mulai dengan menulis Si S itu…

AZ

Sunday, October 17, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 8:05:00 AM | No comments

Tuu Kan: Kita Sehati!


Aku bilang: Kita itu sehati.

Tapi kamu selalu bilang: Engga donk, kita punya dua hati.

Kubilang lagi: OK, dua hati, kini menjadi satu.

Kamu pun bilang lagi: Enggak, aku gak mau. Pasti sakit. Hiii, medeni.

Lalu kubilang: OK, aku jatuh hati. Padamu.

*
Rabu, 13 Oktober lalu, aku dan kamu ikut sebuah FGD mengenai aktivitas media sosial. FGD dibagi dalam dua sesi. Kita berada di sesi berbeda, sebab kita mewakili lembaga yang berbeda. Kamu yang pertama, aku yang kedua.

Kamu di TKP sejak pagi, sedang aku datang siang setelah sesi kamu selesai. Eh eh, tanpa kita sadari *tanpa AKU sadari*, ternyata aku duduk di tempat yang sama dengan tempat yang kamu dudukin di sesi pagi. Aku menyadari ini saat melihat foto-foto yang di-tag di FB oleh lembaga yang mengundang kita.

FGD pagi. Lihat Cindil di kiri tengah


FGD siang. Lihat posisiku

AZ
Posted by adriani zulivan Posted on 8:02:00 AM | No comments

Si Sakit yang Ngeyel



Selama seminggu kedepan Cindil akan disibukkan dengan agenda sosialisasi program yang dikoordinirnya. Manajernya sudah memperingatkan untuk membatalkan saja rencana sosialisasi tersebut, mengingat kondisi kesehatannya.

Apa jawabnya?

[10:40am] Aku ttp jalan. Tau2 dah d kntor. Tau2 dah d merapi. Gk mau kecewain temen2 merapi.mrk udah nunggu dr awal th

Siang ini, Cindil tetap kekeuh mau ke kantor, mempersiapkan segala keperluan perjalanan besok, meski kondisinya belum bisa dikatakan “sudah sembuh”.

Apa yang akan dikerjakannya di kantor sesiangan nanti?

[10:55am] Bikin tor.bikin presentasi.ngeprint.cari tmpt beli snack. proyektor,mobil

Dasar ngeyel. Udah sakit pun ya tetep ngeyel!

AZ

Friday, October 15, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 7:55:00 AM | No comments

Aku yang Tak Bisa Mengantar

http://bit.ly/Hrpyu9

nop, si cindil itu td kupaksa minum paracetamol, tp blm makan, disuruh sarapan gk mau krn gk kuat bangun. hsl lab terakhirnya mgkn dia bawa di tas. selama ini konsultasi di klinik lucas, aku lupa nama dokternya. dia msh minum obat rutin, mgkn dia bawa jg di tas. cindil demam sjk semalam, tp gk bs istirahat. sgt kurang tidur stlh berhari2 cape antar tamu2 kantor, telat makan jg.


im so sorry couldnt join… ;(


mksh byk yah, jg ms haryana…

*
Itu SMS-ku barusan ke Nopi. Nyesel bgt gak bisa ikutan nganter Cindil ke dokter… ;(
Makasih ya, Nop. Kamu memang sahabat terbaik buat Cindil.

AZ

Sunday, October 10, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 12:25:00 PM | No comments

Penuh!


Lokasi: Pertigaan Glagahsai, Jalan Kusumanegara, Jogja.

Mlekom,
AZ
Posted by adriani zulivan Posted on 10:04:00 AM | No comments

Penjaskes


Judul: Penjaskes dan Botol Minuman Mereka
Lokasi: Glagahsari, Umbulharjo, Yogyakarta

Mlekom,
AZ

Saturday, October 9, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 7:48:00 AM | No comments

Hanya Cindil dan Tuhan yang Tahu


“Ini henpon baru yang murah waktu itu,” alasannya ketika ditanya seorang teman kantor mengapa memilih henpon Nongkiya yang dipakainya. Henpon itu menggantikan henpon lamanya yang rusak pasca kena hujan. Ceritanya, Cindil bersama rombongannya naik truk bak terbuka di Sumatera Barat.

Itu cerita tahun lalu. Henpon yang masih digunakan sampai sekarang itu (“Gak ada alasan buat ganti, henpon ini masih bagus,” komentar Cindil) sudah tidak kelihatan lagi huruf dan nomor di tiap tombol keypad-nya. Hanya Tuhan dan Cindil lah yang tahu dimana letak huruf A, Z, E, W atau angka 0, 8, 1, 5, dst.

 
Hanya Tuhan yang tahu...

Yes, tidak ada yang masalah dengan henpon itu, memang. Tapi makin kesini, aku makin merasa mengapa Cindil SANGAT membutuhkan henpon baru, sebab:

  1. Phonebook henpon ini sangat terbatas. Cindil punya relasi luas. Tidak mungkin dia bisa memasukkan semua nomor henpon mereka.
  2. SMS storage-nya juga terbatas. Cindil membutuhkan lebih banyak space untuk kelancaran komunikasinya, termasuk dengan aku. Dia, meski dengan keterbatasan storage itu, sangat hobi menyimpan SMS.
  3. Henpon ini tidak memiliki fitur internet. Cindil yang sibuk dan aktif seringkali kesulitan mengakses email yang dia butuhkan ketika sedang mobile. Ini menyulitkan, tak hanya bagi kolega kerjanya, namun juga aku yang sering pengen ngobrol lewat YM.
  4. Cindil yang pesepeda ini selalu mendengar musik jika sedang bersepeda. Henpon miliknya tidak memiliki fasilitas musik. Hal ini membuat dia terpaksa membawa alat musik lagi.
  5. Cindil punya sense yang baik terhadap kejadian di sekelilingnya. Keman-mana bawa kamera saku digital. Andai dia bawa henpon kamera, pasti akan lebih banyak foto feature yang bisa dia hasilkan.

Nah, inti dari semua itu adalah: Aku yakin Cindil akan makin produktif jika dia menggunakan smartphone.

AZ

Monday, October 4, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 11:34:00 AM | No comments

Lontong Medan


Ini masakan spesial yang tersaji di meja makan keluargaku hanya di Hari Raya. Memang cukup sering dibuat Mama, namun dengan lauk yang tak selengkap ini.



Lontong Medan komplit, lauk-pauknya terdiri atas:
  • sayur lodeh nangka
  • rendang
  • taucho udang (+ tahu + tempe)
  • sambal goreng hati
  • semur ayam
  • perkedel 
  • teri kacang balado
  • serundeng


Selamat Hari Raya Idul Adha!

Mlekom,
AZ 
Posted by adriani zulivan Posted on 9:53:00 AM | No comments

Scoliosis

 Foto: Ndil

Lihat, kakiku panjang sebelah. Ini penyebab kenapa akutidak kuat nyuci piring atau masak karena berdiri lama (hehe, alesan ajah!). Tapi benar, ku tak sanggup... *lagulama*

Dari Hatta, teman di Borobudur, kudapat info mengenai chiropractic di Jogja. Pertemuan pertama langsung membuat tumitku lebih kuat untuk berdiri lama. Sudah bisa cuci piring lagi :))

Penyakit ini menderaku sejak masih duduk di bangku SMP. Entah apa penyebanya, namun sangat kesakitan jika harus berdiri lama. Berdiri di sini, maksudnya: berdiri tanpa berpindah tempat. Jika jalan (berdiri dengan melangkahkan kaki), tak akan sakit, meskipun lama. Artinya, aku akan kuat windows shopping! *eh* 

Sudah dibawa ke sejumlah dokter, dengan diagnosa beragam yang semuanya tanpa uji lab:
  1. Ada pengkristalan [1998]
  2. Asam urat [2009]. 2011 aku cek asam urat dan hasilnya baik.
  3. Retak tulang [2007], dengan berulangkali bertanya: pernah jatuh atau mengalami trauma benturan?
Sampai malas periksa. Semoga shiropractic ini berguna. Aku dijadwal untuk mengikuti terapi ini selama 12 kali pertemuan.

Mlekom,
AZ

Sunday, September 19, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 11:23:00 PM | No comments

Mantenan Salah Sasaran

Biru-biru!

Warna itu yang kita sepakati sebagai dresscode untuk untuk kita kenakan ke kawinan Chepy, sahabatku.

Aku berkebaya brokat satu warna model encim yang sedikit santai, sedang Cindil mengenakan kemeja batik lengan pendek bermotif hitam, putih, dan biru sebagai warna dominan.

Untuk bawahan, kami kompakan mengenakan celana panjang hitam berbahan jins. Sengaja memilih jins, sebab kami naik sepeda motor.

Sip. Sampailah kita di venue. Sebelum berangkat tadi, aku sempat membaca lagi nama tempat yang tertulis di undangan: “GSP Lantai II”.

Kami jalan melewati parkiran dan langsung menuju pintu utama gedung tersebut. Di jalan terparkir sejumlah mobil jeep gaya yang kuyakin milik teman-teman klub otomotif tempat kami berkomunitas. Salah satunya menjadi mobil pengantin yang dihiasi rangkaian-rangkaian kecil bunga.

“Kok sekarang Ressa mainan jeep, yah? Biasanya dia BMW,” batinku tentang suami Chepy ini.

Tepat sebelum pintu, ada sejumlah karangan bunga bertuliskan ucapan selamat untuk dr Nova dan dr Agung. Jiahhh, sapa tuh?

“Mungkin masuknya dari pintu sana, sayang”, kataku tak yakin pada Cindil.
“Bukannya itu sama saja, ya?”
“Kita coba aja yuk!” kataku ngeyel.

Dan kami mencobanya. Masuk dari pintu yang berada tepat di seberang pintu sebelumnya. Ini jalan becek bgt. Rupanya lokasi dapur tempat katering mempersiapkan jamuan makanannya.

Begitu nyampe ke dalam, suasananya persis dengan yang tadi. Pengantin perempuannya, sebagaimana Chepy, memang berjilbab. Tapi Ressa kok jadi gendut banget gitu ya???

Kutelp Rosso, sahabatku dan Chepy.

“So, lagi dimana?”
“Di Wonosari. Kamu kemaren kok gak dateng?”
“Ngapain?”
“Liburan aja,” jawabnya yang penduduk asli Wonosari ini.
“Eh So, mo nanya kawinan Chepy itu kapan sih?”
“Oalaa, pantesan kamu gak dateng. Kemarin itu.”
“Iya e, aku gak dateng. Yaudah, makasih So.”

Kami pun terdiam. Aku pengen ngekek abis sebenernya. Ketawain kebodohanku. Tapi gak bisa, sebab perasaan lagi gak enak, karena gak enak sama sahabtku yang sudah mengundang.

Bingung harus apa, kuobrolin dengan Cindil. Kami langsung keluar, berjalan membelah venue menuju pintu depan, tempat kami pertama datang tadi.

Kami berbincang di depan, berdiri seperti orang kebingungan. Aaah, bagaimana cara mengatakannya pada Chepy?

“Chep, maaf, aku sedang di luar kota?”
“Chep, aku sakit.”
“Chep, aku…”

Bilang begitu? Gila, gak enak banget! Cindil memaksaku untuk tidak berbohong.

“Chep,lagi dimana? Bu, bisa dengar ini?” kutekan tombol loud-speaker agar Chepy yang diujung telepon sana mendengar keriuhan suasana pesta.
“Heeeeh, kamu itu ya, kemana aja??? Kok kemaren gak dateng…” dia langsung memberondongku.
“Bentar. Kamu dengar, gak?”
“Enggak,” jawabnya. “Apa itu?” lanjutnya.
“Duuh, gak denger ya?”
“Enggak. Kamu kemaren kok gak dateng???”
“Iya, Chep. Gini. Ummm, aku sekarang sedang di GSP.”
“Kamu salah hari yah? Sudah kuduga!”

Mlekom,
AZ

Thursday, September 16, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 1:11:00 PM | No comments

Basah Kuyup bikin Kuyu

http://favim.com/image/171559/

Wajahku, wajahnya, tampak kuyu. Semua itu karena kita basah kuyup. Eh, enggak dink. Hanya Cindil yang basah kuyup, sebab dia memberikan jaket parasutnya untuk kukenakan. Aku basah hanya di celana. Ya, seharusnya dia yang mengenakan itu jaket, sebab aku tidak akan begitu basah karena tertahan tubuhnya.

Sore tadi, kita kehujanan di atas motor dalam perjalanan kembali ke kantor di kawasan Sewon dari sebuah salon di Manding. Perjalanannya mungkin tak lebih dari 3 km. Namun hujan yang cukup deras mengguyur. Mengapa harus pulang saat itu juga? Aku tak tahu apa pertimbangan Cindil yang tanpa bertanya segera melaju begitu prosesi potong rambut selesai.

Tak ada cara lain untuk pulang tanpa basah? Di lokasi seperti itu tentu tak mudah mendatangkan taksi, apalagi berharap taksi lewat. Jikapun ada taksi, tak mungkin kutinggalkan Cindil sendiri disana. Menitipkan motor pada orang salon? Ah, apakah mungkin?

Aku memang harus segera pulang. Aku sudah berjanji pada keluarga untuk pulang tepat waktu. Sesi salon kali ini memang membuatku telat, sebab begitu tiba di salon pukul 04.30 pm, aku harus menunggu setengah jam hingga giliranku tiba.

Makasih ya Cindil. Jangan sakit! Padahal kamu sedang terkena radang tenggorokan… ;(

Mlekom,
AZ

Sunday, September 12, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 11:49:00 PM | No comments

Kangen Itu Masalah?

 Pic: http://www.cricut.com/messageboard/tm.aspx?m=6494389

`
Aku: Kangennnnn

Cindil: Yaah, aku kangen juga, huhuu

Aku: Kangen itu masalah enggak, sih? Andai dia masalah, pasti akan kucarikan cara untuk menyelesaikannya, deh

Cindil: Kok jadi masalah? Kangen itu peluang. Harus diteruskan agar berhasilguna :) 

Mlekom,
AZ 
Posted by adriani zulivan Posted on 8:37:00 AM | No comments

Jika Liburan Terlalu Lama…


Yang mana tampangku?


Jika liburan teralu lama, salah satu dampaknya adalah anda bisa lupa dengan pasangan anda.
Oya?
Ya, sebab terlalu lama tidak bertemu. Seperti kami :)


Cindil: “Kalo ketemu lagi, kamu masih inget wajahku, gak? Jangan sampe tertukar. Banyak orang yang sekarang mengaku-ngaku sebagai Cindil, lho.”


Aku: “Gampang. Tinggal dibaui aja. Kalo tidak beraroma, berarti itu kamu.”


Cindil: “Hmm, kalo itu aku gak bisa tau. Kamu yang tau. Tapi masa harus cium-cium dulu buat ngenalis aku atau bukan. Kalau bukan, gimana hayo?”


Aku: “Ya lumayan bisa cium-cium dikit  “


Cindil: “Hiks. Masa kamu nyium-nyium orang laen. Kenapa gak coba ditelp aja. Kalo hapenya bunyi, berarti aku.


Aku: “Pulsanya habis”


Cindil: “Ya kamu bisa nyuruh aku nelp nomor IM3 kamu. Kan gak banyak yang tau nomor itu. Atau pake password apa gitu. Cium-cium itu langkah terakhir aja.”


Aku: “Password nya apa? Kalo pake kata “Cindil” udah banyak yang tau…”


Cindil: “Tanya kamu pake baju apa pas kita pertama kali ciuman.”


Aku: “Ya, nanti kutanyakan: Waktu aku pake baju motif tivi rusak, benarkah itu pertama kali kita ciuman?”


Cindil: “Suruh gelitikin kamu. Kalo aku yang asli pasti langsung ke telapak kakimu. Mmm, tapi kamu entar disentuh-sentuh, dunk.”


AZ


Foto: http://bit.ly/ItAlEg

Wednesday, August 25, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 11:55:00 PM | No comments

Call ST Roll

Cindil sakit, uuum… dia tidak suka disebut dengan kata itu. OK, mari menyebutnya “kurang sehat”!

Ya, Cindil saat ini sedang kurang sehat (lho, malah aneh!). Hasil pemeriksaan lab terakhir menunjukkan kadar kolesterolnya yang tinggi, juga kadar asam urat yang sangat tinggi. Kedua kadar tersebut sudahmelewati batas aman.

Nah, apa yang bisa dimakan oleh orang-orang dengan dua penyakit ini?

Kolesterol tidak boleh makan:

  • gorengan
  • lemak
  • daging
  • cumi, kepiting
  • santan
Asam urat harus menghindari makanan berpurin tinggi, seperti:

  • kacang2an
  • brokoli
  • daun singkong
Bagaimana cara Cindil makan, yah?
Jika makanan beli, kita siasati dengan bebakaran dan pepes. Dia boleh makan ayam bakar, asal tidak makan kulit ayam yang mengandung banyak lemak.

Sayur? Harus yang sop-sopan, tanpa daging.

Nah, siapa yang bisa menjamin bahwa itu semua bebas minyak, misalnya?

Ya, tidak ada. Dan tak bisa dijamin. Hampir seluruh masakan menggunakan minyak goreng. Bahkan bakar, bacem dan tumis.

Nah, saat googling, kutemukan sejumlah artikel yang sangat melegakan. Yang intinya bahwa orang-orang berkolesterol tinggi boleh makan minyak. Ya, pasti kalian menyebut minyak goreng dari jagung dan kedelai. Tunggu dulu, bacalah artikel ini dan ini.

Intinya, bahkan minyak sawit yang jamak digunakan dalam keseharian masyarakat kita tidak mengandung kolesterol. Namun, minyak goreng akan mengikat kolesterol jika digunakan berulang kali.

Nah, solusi terbaik adalah dengan masak sendiri, karena dengan begitu, kita bisa memilih minyak goreng dengan kadar kolesterol jahat (LDL) yang rendah dan menggunakannya hanya untuk satu kali penggorengan.

Susah, yes?
Iyes, memang. Tapi itu jauh lebih baik, dibanding harus mengalami ini, lagi:

Cindil waktu terbaring lemas di RS Panti Rapih...

Kudu sabar ya, Ndil…

Mlekom,
AZ

Tuesday, August 24, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 3:17:00 PM | No comments

Mungkin Tak Baik Jika Tidur diantara Sahur dan Shubuh...

...
Semua orang berkumpul di sini, di kantor tempat dimana kami pertama kali bertemu dan menghabiskan sebagian besar hari-hari kami. Di kantor inilah kami mengawali semua. Tak kunyana, di kantor ini pula kami mengakhiri semuanya.
*
Petang ini, tak seperti biasa, semua karyawan masih berkumpul. Kami terpaku pada siaran televisi berbahasa Inggris dari televisi lokal. Mereka, dan kami, seperti menunggu-nunggu sebuah berita terkait kantor, atau pekerjaan kami, atau kegiatan kami, atau entah apalah itu. Yang pasti, kami menantikannya.

Hummm, mungkin bukan kami, tapi mereka. Aku tak ikut dalam kelompok itu. Aku sengaja menjauh, demi tidak mendengar kabar burung yang sudah beredar. Aku berharap bila kabar itu tak pernah ada.
*
Di ruangan itu terlihat wajah-wajah kuyu, kaku, dan muram. Aku tahu apa yang ada di pikiran mereka. Pasti sebuah kekecewaan. Aku tahu apa yang mereka kecewakan. Tapi aku, sekali lagi, tak mau tahu tentang itu. Aku saat itu sedang membangun hati dan pikiranku dari serpihan yang pecah sejak aku mendengar kabar burung sore tadi.
*
Awalnya suara presenter berita berbaju biru itu hanya sayup-sayup. Kini, ia bersuara lantang. Mereka, oran-orang yang di dekat televisi, membesarkan volume suara. Mau tak mau, aku mendengarnya. Sang presenter cantik, ya paling tidak suaranya terdengar cantik bagiku, membacakan sebuah berita. Kecelakaan.

Sebuah mobil masuk ke jurang malam tadi. Serta merta aku keluar. Kulihat berita itu. Kulihat mobil itu. Tak sanggup aku menahan diri lagi.

Jika sedari tadi aku hanya diam tanpa mau mendengar berita apapun yang disampaikan orang yang ada di sekitarku, kini aku harus menerima kenyataan itu.

Ya, itu mobil yang dikendarainya saat mengantarkanku pulang tadi malam.
Ya, dia di sana.

Presenter mengatakan bahwa korban dalam keadaan tidak selamat. Teriakku tak tertahan lagi: "Gara-gara aku, dia di sana!" jeritku.

"Mengapa harus dia? Mengapa harus sekarang?" kataku memukul meja di samping teman kantorku.

**
Kejadian itu hanya sekelebat. Begitu singkat untuk dipahami sebagai sebuah mimpi. Namun kenyataannya, aku memang sedang bermimpi! Jika dalam mimpi itu aku menangis, ketika bangun pun aku tak henti-hentinya menangis. Hingga mataku sembab dan hidung terus berair.

Itu mimpiku tadi pagi, setelah sahur, menjelang shubuh. Mungkin aku terlalu lelah untuk menunggu shubuh, dan terlelap hingga bermimpi buruk dalam waktu tak lebih dari 15 menit saja!

Kucari henpon yang ada di dekat bantalku. Kubaca balasan SMS dia untuk SMS ceritaku mengenai makanan sahur tadi. Lalu kutelp.

"Halo," jawabnya.
"Sayang, apa kamu baik-baik saja?"
"Ya donk. Kenapa?"
"Enggak, cuman ingin nanya kabar." Hampir tiap hari kami saling bertanya kabar, entah dalam keadaan bertemu langsung maupun tidak.
"Apa kamu sehat?"
"Ya, kan ada yang rawat. Memangnya kenapa?"
"Aku mimpi. Kamu sakit."
"Gak kok. Semalam aku memang cape bgt. Tapi aku sehat2 saja."
"Alhamdulillah..."
"Kamu kenapa? Kamu pilek?"
"Enggak, aku takut, aku nangis pas bangun."
"Kenapa kamu nangis? Udah donk, aku baik-baik saja kok."
"Iya, sori. Aku gatau kok gak bisa berhenti nangis. Aku tahu kalo kamu baik-baik saja." Aku begitu emosional, setengah jam bertelepon dengannya, aku masih terus menangis.
"Sekarang aku pengen nemenin kamu."

**
Pagi hari aku hanya terdiam. Dan begitu bahagia ketika bisa melihat sosoknya lagi di depan mata-kepalaku sendiri. Bisa kusentuh lagi tubuhnya. Bisa kunyatakan bahwa dia baik-baik saja.

Namun sepanjang hari itu, aku tetap bingung, apa arti dari mimpi buruk itu? Benarkah itu akan terjadi? Ataukah ia akan baik-baik saja?

Aku tak berani membagi cerita mimpi ini padanya. Lalu kuhubungi seseorang yang selama ini kuanggap kakak.

[09:37] adriani_zulivan: kk,
[09:48] kadep: Dd
[10:03] adriani_zulivan: kk, mo tanya
[10:09] kadep: Sure
[10:10] adriani_zulivan: kalo kita mimpi org meninggal, itu artinya apa ya kira2?
[10:11] adriani_zulivan: de mimpiin org, dan dia meninggal. dan pas bangun de nangis beneran
[10:11] kadep: Hehe artinya orang itu akan berumur panjang
[10:11] adriani_zulivan: OYA? sure?
[10:12] kadep: Kata orang sih
[10:12] kadep: Kan mimpi is the opposite
[10:12] adriani_zulivan: ooo
[10:27] adriani_zulivan: yes, udah cari disini. most answer adlh: umur panjang! alhamdulillah...http://www.google.co.id/search?aq=f&sourceid=chrome&ie=UTF-8&q=arti+mimpi+orang+meninggal
[10:27] adriani_zulivan: tq, kk cinta
[10:37] kadep: Okeh


Ya, lewat beragam info tsb kutemukan jawaban.  Dengan kata kunci "arti mimpi orang meninggal" kucoba googling, dan menemukan ini juga ini

Kemudian aku merasa sangat gembira: Bahwa ia akan baik-baik saja. Lalu kucoba hubungi dia, bermaksud untuk menceritakan. Namun membaca ini, kuurungkan niat tersebut.


Mimpi merupakan sebuah keadaan ketika manusia mengalami suatu kejadian yang memberikan gambaran kehidupan lain yang terkadang bisa memberikan makna dalam kehidupan sesungguhnya. Mimpi bisa jadi isyarat yang diberikan oleh Allah kepada hambanya berupa berita baik atau buruk dan mimpi ada yang memiliki makna dan ada pula yang berupa mimpi kosong sekadar permainan setan kepada manusia.

Rasulullah saw. bersabda, “Mimpi itu ada tiga. Mimpi yang baik merupakan kabar gembira dari Allah. Mimpi yang menyedihkan berasal dari setan, dan mimpi yang datang dari obsesi seseorang. Jika salah seorang di antara kalian mimpi yang menyedihkan maka hendaklah dia bangun lalu shalat dan tidak menceritakannya pada orang lain.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah saw. bersabda, “Mimpi yang baik adalah dari Allah. Sedangkan mimpi yang menakutkan berasal dari setan. Barangsiapa mimpi yang tidak menyenangkan maka hendaklah dia meludah ke sebelah kirinya tiga kali dan berlindung diri kepada Allah dari setan, maka mimpi tersebut tidak akan membahayakannya” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Bertolak dari hadis-hadis di atas, dapat disimpulkan:
  1. Mimpi bisa terjadi karena suatu obsesi. Obsesi tersebut begitu kuat dalam memori kita sehingga muncul dalam mimpi. Misalnya, seorang pemuda yang terobsesi menikahi Dian Sastro, sangat mungkin dia bermimpi menikah atau bertemu dengannya. Ini adalah mimpi yang bersifat fitriah atau alamiah.
  2. Bermimpi yang baik. Mimpi ini datangnya dari Allah, kita wajib mensyukurinya dan boleh menceritakannya pada orang lain sebagai wujud rasa syukur.
  3. Mimpi buruk atau menakutkan. Mimpi ini datangnya dari setan. Kita wajib berlindung diri pada Allah, bahkan kalau memungkinkan meludah tiga kali ke sebelah kiri dan jangan menceritakannya pada orang lain –kecuali kalau ingin mengetahui takwil mimpi tersebut. Sebab kalau kita menceritakannya, setan akan merasa senang kalau gangguannya itu menjadi bahan pembicaraan manusia.


Ya, semoga kamu baik-baik saja ya... Biar tetap ada KITA.
`

Friday, July 30, 2010

Posted by adriani zulivan Posted on 12:35:00 PM | 1 comment

Why Never to Ask Favours From the Designers

Story goes:
Shannon (the secretary)  has lost her cat and has asked David (the graphic designer) to help with  a lost poster. This is their email correspondence...
Read from top to  bottom….


From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June 2010  9.15am
To: David Thorne
Subject: Poster

Hi
I opened the screen door  yesterday and my cat got out and has been missing since then so I was  wondering if you are not to busy you could make a poster for me. It has  to be A4 and I will photocopy it and put it around my suburb this  afternoon.


This is the only photo  of her I have she answers to the name Missy and is black and white and  about 8 months old. missing on Harper street and my phone number.
Thanks Shan.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 9.26am
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Poster

Dear Shannon,
That is shocking news. 
Although I have two  clients expecting completed work this afternoon, I will, of course, drop  everything and do whatever it takes to facilitate the speedy return of  Missy.
Regards, David.


From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 9.37am
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Poster

yeah ok thanks. I  know you dont like cats but I am really worried about mine. I have to  leave at 1pm today.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 10.17am
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re: Re: Poster

Dear Shannon,
I never said I don't like  cats. Attached poster as requested.
Regards, David.



From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 10.24am
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re: Re:  Poster

yeah thats  not what I was looking for at all. it looks like a movie and how come  the photo of Missy is so small?


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 10.28am
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re: Re: Re:  Poster

Dear  Shannon,
It's a  design thing. The cat is lost in the negative space.
Regards, David.


From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 10.33am
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Poster

Thats  just stupid. Can you do it properly please? I am extremely emotional  over this and was up all night in tears. you seem to think it is funny.  Can you make the photo bigger please and fix the text and do it in  colour please. Thanks.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 10.46am
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re: Re: Re:  Re: Re: Poster

Dear Shannon,
Having worked with  designers for a few years now, I would have assumed you understood,  despite our vague suggestions otherwise, we do not welcome constructive  criticism. I don't come downstairs and tell you how to send text  messages, log onto Facebook and look out of the window. I have amended  and attached the poster as per your instructions.
Regards, David.

 


From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 10.59am
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Poster

This is worse than the  other one. can you make it so it shows the whole photo of Missy and delete the stupid text that says missing missy off it? I just want it to say Lost.

From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 11.14am
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Poster




From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 11.21am
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Poster

yeah can you do the  poster or not? I just want a photo and the word lost and the telephone  number and when and where she was lost and her name. Not like a movie  poster or anything stupid. I have to leave early today. If it was your cat I would help you. Thanks.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 11.32am
To: Shannon  Walkley
Subject: Awww

Dear Shannon,
I don't have a cat. I once  agreed to look after a friend's cat for a week but after he dropped it  off at my apartment and explained the concept of kitty litter. I have  attached the amended version of your poster as per your detailed  instructions.
Regards, David.



From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 11.47am
To: David Thorne
Subject: Re: Awww

Thats not my cat. where did you get that picture from? That cat is orange. I gave you a photo of  my cat.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 11.58am
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re:  Awww

I know, but  that one is cute. As Missy has quite possibly met any one of several  violent ends, it is possible you might get a better cat out of this. If  anybody calls and says "I haven't seen your orange cat but I did find a  black and white one with its hind legs run over by a car, do you want  it?" you can politely decline and save yourself a costly veterinarian  bill.
Regards, David.


From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 12.07pm
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re:  Awww

Please just  use the photo I gave you.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 12.22pm
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re: Re: Re:  Awww



From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 12.34pm
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re: Re:  Re: Awww

I didnt  say there was a reward. I dont have $2000 dollars. What did you even put  that there for? Apart from that it is perfect can you please remove the  reward bit. Thanks Shan.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 12.42pm
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re: Re: Re:  Re: Re: Awww



From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 12.51pm
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Awww

Can you just please  take the reward bit off altogether? I have to leave in ten minutes and I  still have to make photocopies of it.


From: David Thorne
Date: Monday 21 June  2010 12.56pm
To: Shannon  Walkley
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Awww



From: Shannon Walkley
Date: Monday 21 June  2010 1.03pm
To: David Thorne
Subject: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Re: Awww

Fine. That will have  to do.


  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata