Saturday, April 6, 2013



Yth teman-teman Pelestari Pusaka Indonesia,


Apa kabar? Lama tak bersua. Teman, saya ingin menyampaikan sebuah berita gembira:

Tahun ini adalah peringatan dua dasawarsa gerakan pelestarian pusaka di Indonesia. Artinya, perjuangan yang baru sebentar ini masih akan menapaki jalan panjang di tahun-tahun berikutnya. Salah satu cara yang perlu dilakukan adalah lewat pengenalan kepada masyarakat mengenai apa itu pusaka (heritage) dan bagaimana cara melestarikannya.

Untuk itu, Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) membuat sebuah program bernama Indonesian Heritage Year (IHY) 2013. Program ini berupa apresiasi terhadap berbagai gerakan pelestarian pusaka di seluruh Indonesia. Sederhananya, BPPI berniat menjaringkan apapun kegiatan berbau pelestarian pusaka di berbagai daerah. Untuk itu, teman-teman diminta berpartisipasi. 

Caranya?
Daftarkan kegiatan pusaka Anda ke melalui formulir online di sini.

Apa keuntungan yang akan didapat oleh komunitas?
Publikasi. BPPI menggerakkan seluruh media (online dan tulis) di tiap penyelenggaraan kegiatan. Akan ada liputan dan informasi pra acara terkait kegiatan tersebut. Publikasi yang diharapkan tentu di tingkat lokal (daerah, nasional, hingga internasional. Sejumlah acara yang sudah masuk dapat dilihat di sini.

Apakah BPPI membantu pendaan untuk penyelenggaraan kegiatan?
Tidak. BPPI hanya dapat memberi support non material, yaitu publikasi tadi. 

Apakah BPPI akan mendukung tenaga (person) atau konsep acara?
Tidak. Jadi, komunitas tetap menjadi penyelenggara dengan diberi kebebasan memnyelenggarakan apapun. Urusan publikasi, akan ditangani BPPI. 

Kegiatan apa saja?
Apapun, terkait pelestarian pusaka. Sesederhana jelajah situs, kunjungan ke kelompok kesenian, menggambar bangunan tua, mencabuti rumput liar sekitar candi, demo masak makanan tradisional, dll. Meski Rp 0,- 
Cek contoh kegiatan sederhana yang dapat dilakukan di sini.

Kapan?
Sepanjang tahun 2013. Terlebih di tanggal 18 April 2013.

Ada apa di 18 April 2013?
Ini adalah Hari Pusaka Dunia (International Monuments and Sites Day). Tiap tahun, BPPI bersama ICOMOS menyelenggarakan peringatan Hari Pusaka Dunia. Jika sebelumnya dipusatkan di Kawasan Candi Borobudur, tahun ini akan dipusatkan di Kawasan Percandian Trowulan, Mojokerto (cek infonya di sini).
Tahun ini, ada sejumlah daerah yang telah mendaftarkan programnya untuk diikutkan dalam jejaring peringatan HPD 2013 di Indonesia. 

Mengapa harus dijaringkan?
Dengan berjejaring, maka gema HPD ini akan kuat, sehingga masyarakat sadar bahwa Indonesia (terutama, daerahnya), punya pusaka yang merupakan kekayaan daerahnya. Harapannya, gema ini nanti akan membawa kesadaran akan pentingnya melestarikan pusaka.

Begitulah. Untuk informasi lanjut dapat menghubungi Priyo di @cakprio_as atau prio.architect@gmail.com


Mlekom,
AZ


about it
Categories:

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata