Wednesday, January 9, 2013

Posted by adriani zulivan Posted on 8:00:00 PM | No comments

Peyek Cabe Udang Rebon


Beberapa bulan lalu pernah nyicip peyek cabe di warung basonya Mas @Saptuari. Sejak kemarin, itu peyek terngiang-ngiang di kepala. Aku sih pernah lihat cara bikin peyek di Embah Mangun, tetangga yang jualan peyek kacang terenak se-Jogja (serius!). Udah lama gak lihat Mama bikin peyek, "Capek pinggang," katanya.

Siang jelang sore tadi, kubulatkan tekad untuk mencoba! Hehehe, langsung ketik kata "resep peyek renyah krispi" di Google. Lalu memutuskan ini, setelah mencaplok dari beberapa resep:

Bahan:
250 gr tepung beras
50 gr tepung sagu
1 sdm tepung kanji
4 daun jeruk, iris halus
6 bawang putih, haluskan
1 sdm ketumbar, giling kasar
2 sdm udang rebon
garam
air

Di resep ada yang pakai santan. Tapi berhubung malas nunggu santan dari freezer mencair, kugunakan air biasa saja. Aku juga tak menambahkan kemiri, kurang suka aja sama aromanya. Oh ya, yang terpenting adalah cabe! Aku pakai cabe merah tak segar (cabai kering), agar gorengannya tak lembab.

Cara:
Aduk semua bahan. Cabe disobek-sobek kasar, agar kalau digigit masih terasa teksturnya. Aduk rata. Goreng.

Nah, cara menggorengnya teryata tidak semudah yang kulihat di tempat Simbah. Mungkin karena aku pakai teflon, bukan wajan lebar seperti Simbah. Tapi teflon ini sangat membantu agar mudah dibolak-balik karena tak lengket. 

Ambil adonan sedikit-sedikit (sesuai selera aja mau segede apa), lumurkan ke pinggiran penggorengan. Siram dengan minyak goreng panas dari tengah teflon. Goyang-goyangin sampe pada ke tengah semua. Bolak-balik sampai agak coklat dan krispi. 

Simpel banget. Rasanya pedas dan agak asin (dari udang yang tidak direndam). Krispi banget. Kriuk-kriuk! Jadi bertanya-tanya, selain cabe, bahan apa lagi yang seru untuk dipeyek, yah?

Ini masakan pertamaku di 2013 (haha, akhirnya masak juga, setelah 1,5 bulan absen). Ini peyekku, mana peyekmu? :))

Mlekom,
AZ


*
Update (10/01):
Yang sudah pada makan bilang: Enak! Alhamdulillah. Namun bagiku, masih ada rasa yang kurang, mungkin akibat kemiri. Saranku, tambahkan 4 kemiri + 1 gelas santan + 1 butir telur. Akan makin krispi jika proses penggurengan diulang sekali lagi, jadi yang pertama digoreng setangah matang saja.

Besok-besok coba lagi, ahhh...

about it
Categories:

0 comments:

Post a Comment

  • Atribution. Powered by Blogger.
  • ngeksis

  • mata-mata