Salam hangat saya untuk kalian, siapapun yang membaca tulisan ini.
Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada kedua orang tua saya, kawan-kawan BARA ADIL, serta kawan-kawan seperjuangan saya yang telah memberikan doa, dukungan, serta mendampingi saya selama ini. Saya juga mohon maaf telah merepotkan kalian semua.
Saya sekarang berada di Lapas Kelas II B Sleman dalam keadaan sehat dan baik. Saya harap kawan-kawan di luar sana juga demikian. Dan, teruntuk para tahanan politik di seluruh Indonesia yang ditahan atas peristiwa-peristiwa yang terjadi tahun lalu, semoga baik-baik saja dan segera bebas. Saya selalu mendoakan kalian di manapun kalian berada. Selama total 4 bulan masa-masa penahanan saya, saya mendengar tentang bencana-bencana alam yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, saya turut berbela sungkawa dan semoga semua yang terdampak dapat segera pulih.
Lalu, untuk kawan-kawan yang masih memperjuangkan keadilan bagi mereka yang tidak mendapatkannya di negeri ini, jangan takut. Doa serta harapan saya untuk kalian. Saya mohon maaf untuk sementara tidak dapat menemani dan membantu kalian. Oleh karena itu, saya mohon bantuan kalian, masih banyak mereka yang hilang, meninggal, diasingkan oleh negara karena memperjuangkan keadilan yang justru sekarang mereka butuhkan.
Ingatlah selalu mereka, korban-korban kekerasan negara, mereka yang hilang pada ‘98, Marsinah, Widji Thukul, Munir, 135+ nyawa di Kanjuruhan, Wadas, serta banyak lainnya. Juga mereka yang menjadi korban pada tahun lalu seperti di Jogja, Rheza Sendy Pratama, serta yang paling kita ingat, Affan Kurniawan yang meninggal ditabrak rantis brimob. Saya mohon dengan sangat untuk terus mengingat dan memperjuangkan keadilan untuk mereka. Mereka tidak akan pernah mati, karena akan selalu hidup dalam ingatan kelam kita akan negara ini.
Kami sudah lelah dengan kekerasan negara yang tidak pernah dipertanggung jawabkan.
Selasa, 27 Januari 2025,
dari dalam Lapas Kelas II B Sleman,
Perdana Arie Putra Veriasa









0 comments:
Post a Comment